Sulis' posts with tag: vanilla
"Lepas dari mulut buaya tapi masuk ke dalam mulut harimau.."Sepertinya pepatah ini cocok juga menggambarkan posisiku saat ini.. Kelar bikin round up MFM #11, eh.. posting KBB #3 dah menanti.. hihihihi... *eh, salah yah.. dua2nya gak nyeremin kok.. cuma akunya aja yang emang demen meffett meffett.. huehuehuee.. *Irma..maafkan daku yang telat ini yaaa.. nih, upetinya.. diterima gak? :pWell, tema yang diberikan di KBB #3 yang diasuh oleh Irma kali ini adalah Pizza. Sebenernya sih dulu cukup sering bikin pizza sendiri. Lumayan banget ketimbang beli, secara selain lebih murah juga isiannya bisa seenak jidat.. pokoknya yang keju mozzarella dan isiannya serba royaaall gitu deh .. *nah lho.. bukannya gak lebih murah juga yah.. hihihi.. Tapi nilai kepuasan bisa bikin pizza sendiri memang beda sih ketimbang kalo kita udah tinggal beli adonan dough siap pakai atau pesan delivery dari resto pizza. Jadi mumpung ada kesempatan ditantang bikin pizza.. why not..? Berhubung selama ini aku selalu bikin pizza yang savoury, sekali2 tertarik juga mau bikin pizza dengan topping yang sweet, yang cocok untuk dijadikan dessert. Pilihanku kali ini jatuh pada pizza dengan topping caramelized banana & choco-nut. Disajikan dengan Vanilla Ice Cream menjadikannya dessert pizza yang layak dinantikan :)). Resep dasar Pizza Source: The Perfect Cookbook. David Herbert. Viking. Victoria,Australia. 2003 Bahan: - 1 sachet (@ 7g = 1/4 oz = 2 sdt) ragi (Misalnya: Fermipan atau merek lainnya)
- 1 sdt gula pasir2 ½ cups tepung protein tinggi (tepung cakra kembar, kurang lebih 350 gr)
- garam (irma pakai 1/4 sdt)
- 2 sdm minyak zaitun (irma pakai minyak makan)
Cara membuat:  - Larutkan ragi dan gula di mangkuk kecil dengan 200ml air hangat. Aduk rata dan sisihkan selama 10 menit, atau hingga campuran raginya berbuih.
- Campur tepung dan sejumput garam di mangkuk besar. Buatlah lubang di tengah2 campuran tepung dan masukkan ragi dan olive oil. Campur hingga menjadi adonan.
- Taburi meja kerja dengan sedikit tepung, lalu uleni adonan selama 5-7 menit, atau hingga lembut dan elastic (ciri-cirinya di tangan dan di meja kerja ga lengket lagi dan adonan kelihatan mengkilat).
- Tempatkan adonan di dalam mangkuk yang sudah diolesi dengan minyak, tutup dengan serbet lembab atau plastik dan biarkan di tempat yang hangat selama 1 - 1 ½ jam, atau hingga adonannya membengkak berlipat ganda.
- Panaskan oven suhu 210 derajat Celsius (415 derajat Farenheit, Gas Mark 6-7).
- Tinju adonan untuk mengeluarkan gelembung udara. Bagi adonan menjadi 2-3 bagian yang sama dan gilas atau tekan-tekan seukuran 4-5mm (¼ inci). Pindahkan ke loyang pizza (kalau ada). --> Alternatif lain menggunakan loyang biskuit dan adonannya dibentuk bulatan lalu gilas .
- Tutup dengan pilihan topping kesukaan masing-masing dan panggang selama 15 menit. Lalu pindahkan pizza ke atas rak oven dan panggang lagi selama 3-4 menit, hingga lebih garing di bagian bawahnya.
Berikut resep topping pilihanku: Caramelized Banana with Choco-Nut and Vanilla Ice Cream
Bahan: - Caramelized banana, resepnya bisa dilihat di sini
- Kacang walnut cincang secukupnya (bisa diganti dengan pistachio atau pecans atau kacang lainnya)
- Chocolate chips, secukupnya
- Hazelnut Spread (Nutela), secukupnya
- Vanilla Ice Cream
- Chocolate ganache dingin, secukupnya
- White chocolate melt, secukupnya (optional)
Note:
Khusus untuk kreasi pizza dengan topping pilihanku, adonan dasar pizza yang telah siap diloyang dipanggang terlebih dahulu selama sekitar 10 menit (tanpa topping), baru dikeluarkan dari oven, lalu diolesi dengan hazelnut spread, caramelized banana, dan taburan kacang serta chocolate chips, white chocolate melt dan chocolate ganache. Kemudian baru dipanggang lagi selama 5-10 menit lagi dengan api bawah lalu 3-5 menit lagi dengan api atas. Sajikan dengan 1 scoop Vanilla Ice Cream. Hidangkan segera. Kesimpulan:Resep Pizza dough kali ini tidak perlu diutak-atik lagi.. rasanya dah cukup pas kok.. Tinggal dikreasikan saja dengan aneka topping sesuai selera ;)
 Beberapa waktu yang lalu ada seorang rekan kantor yang 'curhat' soal praktek baking-nya yang gagal.. Saat itu dia sedang mencoba untuk mempraktekkan resep Zebra Cake dari bonus resep Rice Cooker 6 in 1 Miyako (eh, ini bukan lagi iklan yah :p). Resepnya itu kebetulan pakai putih telur aja. Percobaan pertama katanya bantet.. (barang bukti tidak kesampaian diserahkan karena sudah keburu dibagi-bagikan). Tapi si ibu ini rupanya pantang menyerah dan membuat lagi.. Hanya sayang, masih gagal.. namun kali ini beliau menyertakan 'barang bukti'nya ke aku untuk aku cicipi supaya tahu di mana letak kesalahannya.. Duh, kayak aku yang udah expert aja.. hehehe. Kalo aku liat sih, sepertinya memang bantat, karena bagian cake jadi terlalu padat, tidak berpori. Dari 'analisa' ku sekilas sih, sepertinya dikarenakan proses pengocokan telur dan pengadukan yang kurang sempurna. Karena penasaran (yah, lagi-lagi si penasaran ikut campur.. hehehe), aku minta ijin untuk pinjam resepnya supaya bisa mencobanya sendiri di rumah. Kebetulan aku belum pernah mencoba resep cake yang seluruhnya hanya memakai putih telur saja.. Tadi pagi, dimulailah uji cobanya.. Tapi aku cuma bikin setengah resep aja, mengingat kalo bikin 1 resep sayang juga kalo-kalo gagal.. Abis yang dipakai 9 putih telur, bo.. Walau awalnya sempat ragu karena siapapun yang pernag membuat cake tahu, mengocok putih telur itu perihal gampang-gampang susah. Setitik kuning telur saja mencemari, bisa jadi putih telur tidak bisa mengembang dengan sempurna. Oleh karena itu, tipsnya sih.. pakai wadah yang benar2 bebas lemak, begitu juga dengan peralatan untuk mengocoknya. Pisahkan kuning telur secara hati-hati agar tidak sampai mengotori putih telur. Dan yang tidak kalah penting juga, sebisa sebisa mungkin selalu menggunakan telur yang masih segar agar proses pengocokan pun bisa maksimal hasilnya. Untungnya, uji coba ini berhasil cukup baik..Lega.. Aku bener-bener berusaha untuk 'stick to the recipe'. Gak pake modifikasi apa-apa kecuali pemakaian pasta cokelat untuk menggantikan cokelat bubuk, serta media untuk memanggang cake-nya di mana aku pakai oven biasa, bukan rice cooker. Tekstur cakenya ringan dan lembut. Pas banget buat teman minum teh :-). White Marble Cake (a.k.a Zebra Cake)Sumber: bonus resep Miyako Rice Cooker 6 in 1 Bahan: - 9 putih telur
- 250 gr gula pasir
- 250 gr terigu serbaguna
- 250 gr mentega, lelehkan
- 1 sdt cake emulsifier
- 1 sdt vanilla
- 1 sdt cokelat bubuk (aku ganti pakai choco flavocol/chocolate paste)
Cara membuat: - Panaskan oven dengan suhu 180 derajat Celsius.
- Siapkan loyang bulat ukuran 24 cm,alasi dengan kertas roti yang sudah dioles dengan mentega. Sisihkan.
- Kocok putih telur sampai berbusa, masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga gula larut. Tambahkan cake emulsifier, naikkan kecepatan dan kocok terus hingga adonan mengembang dan kental.
- Masukkan terigu ke dalam adonan sambil diayak. Aduk hati-hati hingga rata. Masukkan lelehan mentega, aduk kembali dengan hati-hati hingga semua tercampur dengan baik.
- Sisihkan 1/3 bagian adonan, beri chocolate paste atau cokelat bubuk, aduk rata.
- Masukkan setengah adonan putih, tambahkan adonan dokelat, tuang lagi sisa adonan putih. Dengan menggunakan garpu, buat pola untuk cake-nya.
- Panggang dalam oven selama kurang lebih 45 menit hingga matang.
- Dinginkan di atas rak kawat. Potong2 dan sajikan
Untuk 12 potong
| |