Sulis' posts with tag: soup

Ajang MFM #16 yang dikomandoi oleh Vin kali ini bertemakan Soup. Bisa dibilang hidangan sup yang acapkali dijadikan sebagai hidangan pembuka adalah favorit aku. Aku penggemar berat aneka macam sup. Sup itu buat aku gak cuma hidangan pembuka aja/pelengkap. Bahkan seringkali sup juga sebagai hidangan utama. Karena tema ini pula aku lebih bersemangat untuk mengumpulkannya sedikit lebih awal daripada sebelum2nya yang memang seringkali mefet fet fet.. hehehehe. Kebetulan aja beberapa hari lalu badan serasa kurang enak. Gejala flu rupanya. Kepala rasanya melayang-layang, belum lagi hidung tersumbat dan tenggorokan yang sakit. Rasanya gak enak banget. Kalau udah kayak gitu, hidangan yang paling nyaman tentunya adalah hidangan berkuah panas seperti sup. Ngepas juga nih dengan tema MFM kali ini. Jadi sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui bukan? Bikin sup biar badan lebih terasa enakan sekaligus juga dikumpulin buat PR. Hihihi.. Cuma namanya juga orang 'iseng' kayak aku, yang kalo sakit justru malah suka sok2an mau bikin ini itu. Jadi pengennya memang bikin sup yang lain dari biasanya. Akhirnya kepikiran buat mencoba sup ginseng ala Korea yang terkenal dengan sebutan Samgyetang. Sup ini diimasak dengan menggunakan akar ginseng yang sudah dipercaya selama berabad-abad mempunyai khasiat yang sangat positif bagi kesehatan tubuh. Yang membuatnya unik adalah sup ini menggunakan ayam muda utuh yang diisi dengan beras ketan dan direbus bersama ginseng dan bawang putih dalam jumlah yang cukup banyak. Membayangkannya aja udah berasa sehat duluan. Hehehehe. Maka, jadilah aku membuat Samgyetang ini. Tapi sekali lagi, bukan sekedar Samgyetang biasa. Karena saat aku googling, aku menemukan satu resep Samgyetang yang punya nilai ++ di salah satu situs favorit aku untuk aneka hidangan Korea yaitu: MyEpikorean. Cathy, sang pemilik situs, mempersembahkan resep Super Natural Samgyetang yang memang benar2 luar biasa karena selain menggunakan ginseng pastinya, ia juga menggunakan tambahan aneka herbal khas Asia yang banyak digunakan pada masakan Chinese/Korea seperti Jujuba Dates (Chinese Red Dates), Goji Berries (Gou Qi Zi) dan Ginkgo Nuts. Masing-mempunyai khasiat yang dipercaya sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, terutama untuk menambah/mengembalikan energi, melancarkan peredaran darah dan juga meredakan gejala batuk/asma. Proses memasaknya pun gak tanggung2, untuk merebus herbalnya saja membutuhkan waktu 10 jam! Benar2 tantangan nih.. Hehehe.. So, dengan tekad bulat aku mencoba untuk mempraktekkan resep ini dan mengadakan beberapa adaptasi untuk disesuaikan dengan kondisi dan peralatan dapurku. Jadilah Extra-Ordinary Samgyetang yang sluurrrpp rasanya. Extra-Ordinary Samgyetang (Korean Chicken Ginseng Soup) adaptasi dari sumber resep: Super Natural Samgyetang (www.myepikorean.com) dan Seri Masak Femina Primarasa Hidangan Asia Populer: Masakan Korea dan Vietnam Bahan kaldu herbal: -
Rebus semua bahan dengan slow cooker atau api yang benar-benar kecil selama kurang lebih 10 jam. Tutup panci selama merebus. Saring, sisihkan. Bahan Isian: -
1 ekor (sekitar 1,5 kg) ayam muda utuh (bila ayamnya kecil bisa gunakan 2 ekor) -
150 gr beras ketan, cuci bersih -
6 siung bawang putih -
-
1 sdt biji wijen putih yang sudah disangrai -
1 sdt black pepper, gerus kasar -
1/2 sdt garam Cara Membuat: -
Rendam beras ketan selama 1-2 jam, tiriskan, sisihkan -
Bersihkan seluruh rongga bagian ayam -
Masukkan bawang putih utuh ke dalam rongga ayam -
Lumuri bagian dalamnya dengan sedikit garam. -
Campur beras, goji berries, sedikit garam, black pepper dan bji wijen. Masukkan ke dalam ayam. -
Jahit/tutup rongga ayam dengan benang atau menggunakan lidi. Ikat ujung paha2nya menjadi satu. Penyelesaian: Bahan: -
Kaldu herbal yang sudah disiapkan -
Ayam yang sudah diisi -
10 buah chestnut yang sudah dikupas -
-
-
2 cm jahe, memarkan -
garam dan merica secukupnya -
1 bonggol bawang putih, biarkan utuh tanpa dikupas -
1 batang daun bawang, cincang kasar Cara Membuat: -
Rebus semua bahan tersebut hingga mendidih lalu masak terus dengan slow cooker atau api kecil selama kurang lebih 6 jam. Taburi dengan daun bawang. Sajikan panas-panas.
Lagi cari2 inspirasi untuk ngumpulin PR MFM #14 yang dihost oleh Esti, cuma belum nemu ide mantap.. Dalam 'kebimbangan', aku beli tulang iga kambing. Cuma berhubung masih gak ada ide, akhirnya aku putuskan untuk dibikin sup aja deh. Kebetulan emang dah lama banget gak makan sup kambing. Sengaja bikin yang model bening aja.. karena selain lebih praktis, juga gak terlalu eneg. Bumbunya pun terbilang simple, mirip2 sama sup daging dan sayuran yang memang biasa aku buat. Biar lebih mantep pake taburan irisan cabe rawit.. hmm.. slurrpp... Tapi untuk PR MFM #14 aku sepertinya udah dapet ide lain nih.. Jadi sembari menanti sajian yang lebih istimewa yang akan aku buat untuk MFM #14, sementara aku posting sup ini dulu yah buat 'appetizer'. (Esti, maaf yah.. PR nya pasti aku kumpulin sebelum deadline yang mentok tok tok :p). Hihihihi. Sup Kambing Bening Bahan: - 750 gr daging/iga kambing beserta tulangnya
- 2250 ml air untuk merebus
- 1 ruas jahe, memarkan
- 3 buah wortel, potong2 melintang
- 200 gr kol, bersihkan, potong2
- 1 buah pekak
- 1 batang kayu manis (5 cm)
- 4 buah kapulaga, memarkan
- 7 butir cengkih
- 1 butir pala, memarkan/parut
- minyak untuk menumis
Bumbu, haluskan: - 6 buah bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 1 sdt lada bulat
- garam dan gula pasir secukupnya
Pelengkap: emping goreng bawang goreng tomat merah, potong2 1 batang daun bawang, iris2 1 batang seledri, iris halus jeruk limau, ambil airnya cabai rawit, jika suka, iris2 Cara Membuat: - Didihkan air dalam panci, masukkan jahe yang sudah dimemarkan beserta daging/iga kambing dan tulang2nya. Buang setiap buih/busa yang mengambang sampai kuah bening. Rebus sampai cukup empuk dengan api kecil (selama sekitar 1 jam).
- Sementara itu, panaskan minyak dalam wajan, tumis bumbu yang sudah dihaluskan. Tambahkan pekak, kayu manis, kapulaga, pala dan cengkih. Tumis hingga harum dan matang. Tuang ke dalam kuah kaldu, aduk rata.
- Masukkan potongan wortel, masak hingga cukup lunak. Tambahkan potongan kol, masak hingga seluruh bahan matang.
- Sajikan dalam mangkuk beserta pelengkapnya.
 Untuk 6-8 porsi
Kemaren2 itu ngiler bener ngeliat parade Bakso Loa Hoa wara-wiri di MP beberapa teman. Sebut saja Nana, Sefa, Mbak Fitri... dan masih banyak lagi..*thanks ya buat inspirasinya...:D* Dulu banget aku inget pernah nyoba bikin bakso sejenis, hanya saja namanya bukan bakso Loa Hoa melainkan bakso Nonya Sioe. Udara Jakarta yang cukup sejuk karena sudah beberapa hari belakangan rajin diguyur hujan merupakan alasan paling tepat untuk mencoba resep ini kembali. Aku kebetulan masih menyimpan cucing2 mini (sejenis wadah mirip gelas kecil untuk arak, mirip cetakan untuk kue mangkok hanya lebih kecil) yang dulu pernah aku gunakan untuk membuat bakso ini. Agar rasanya lebih mantap, aku menambahkan modifikasi penambahan telur puyuh untuk isian tiap bakso, juga penambahan minyak wijen dalam adonannya. Di kuahnya juga aku tambahkan bunga sedap malam (atau bunga pisang) kering /kim can/lily flower (Thanks ya Pep!). Hmm...sluurrppppp banget :D. Loa Hoa Spesial Bahan:- 100 gr udang
- 450 gr ayam cincang
- 2 sdm tepung maizena
- 2 btr telur
- 2 sdt garam
- 1 sdt merica bubuk
- gula pasir secukupnya
- 2 sdm bawang goreng
- 2 siung bawang putih, haluskan (resep asli gak pake)
- 1 sdm minyak wijen (resep asli gak pake)
- 2 btg wortel, potong dadu (bisa juga diparut halus bila suka)
- 50 gr jamur kuping, rendam air panas hingga lunak dan iris2 tipis
- 100 gr soun, rendam hingga lunak, lalu cincang/potong2
- telur puyuh rebus secukupnya
Pelengkap:- irisan seledri
- tongcai
- irisan daun bawang
Directions:- Masukkan semua bahan kecuali sayuran & soun ke dalam Food Processor, lalu giling hingga tercampur rata.
- Tambahkan wortel, jamur & soun, aduk hingga rata.
- Ambil satu sendok makan adonan, isi dengan telur puyuh, dan pindahkan ke dalam cucing mini yang sudah diolesi minyak sayur, kukus selama 30 menit atau hingga matang. Keluarkan dari cetakan, sisihkan.
- Kuah: Panaskan margarin/minyak sayur, tumis bwg putih hingga harum, masukkan ke dalam kaldu, tambahkan jahe, gula, garam & merica juga bunga sedap malam kering lalu didihkan. Matikan api.
- Tuang dalam mangkuk sajikan panas beserta pelengkapnya.
Untuk 6 Porsi
 Sup khas Jepang yang satu ini bener2 simple banget bikinnya. Tinggal cemplung2 jadi deh sup yang nyam-nyam. Kalo suka, bisa ditambah dengan aneka jamur juga. Cuma ini aku bikin yang versi simple-nya aja deh. Praktis buat kalo lagi butuh sup penghangat instant :p Tofu Miso SoupBahan:Cara membuat :- Didihkan air, masukkan dashi, aduk hingga larut. Kecilkan apinya
- Campur miso dan mirin dalam wadah, tuang ke panci kaldu, didihkan kembali.
- Masukkan tofu dan wakame, masak hingga matang (sekitar 5 menit), angkat.
- Sajikan dengan taburan irisan daun bawang.
Untuk 4 porsi
|  | Tadi pagi iseng2 aja bikin ginian buat bawa ke kantor.. hehehe. Resep2nya menyusul yakk.. gambar2nya aja dulu gitu.. lagi males ngetik banyak.. lagi kurang enak bodi soalnya.. terserang flu juga akhirnya. hikkss. mana kerjaan segunung :((
|
Borscht merupakan hidangan khas dari negara2 Eropa Timur, khususnya negara Rusia dan pecahannya, berupa sup sayuran. Ciri khas dari Borscht adalah penggunaan bit (beet/beetroot) sehingga menghasilkan kaldu yang khas sekali warnanya, mengikuti warna alami dari bit yaitu merah. Konon, rahasia umur panjang orang Rusia adalah karena mereka sering mengkonsumsi hidangan ini. Ini dikarenakan oleh manfaat dari bit itu sendiri yang merupakan bahan utama dari Borscht.

-
-
-
-
 Dalam membuat masakan tertentu, terutama dalam sajian ala barat seperti untuk steak sauce, diperlukan kaldu sapi yang warnanya kecokelatan dengan aroma yang kuat, yang biasa disebut dengan Brown Stock. Untuk menghasilkan brown stock, pertama kita harus memanggang tulang2 sapi/veal terlebih dahulu dalam oven hingga gosong dan membentuk karamel. Sehingga pada saat direbus akan menghasilkan aroma yang khas. Untuk memperkaya rasanya, dalam pembuatan brown stock juga ditambahkan aneka sayuran dan bouquet garni; yaitu campuran rempah-rempah daun yang digunakan untuk menambah cita rasa kaldu atau sup, terdiri dari daun bawang prei, seledri, thyme, bay leaf, dan peterseli yang diikat menjadi satu atau dibungkus dengan kain tipis sehingga mudah diambil sebelum kaldu atau sup disajikan. Brown Stock
Bahan:- 1 Kg tulang sapi/veal
- 1 buah bawang bombay, potong2
- 2 buah wortel, potong2
- 2 batang daun bawang, potong2
- 1 batang seledri besar yang diiris kasar
- 6 butir merica yang ditumbuk kasar
- 1 ikat bouquet garni
- 2 sdm tomato paste
- 2.000 ml air
Cara Membuat:- Taruh tulang sapi/veal dalam pinggan tahan panas. Panggang dalam oven bersuhu 200 derajat Celsius selama 20 menit. Taburi bawang bombay, wortel, seledri, dan daun bawang. Perciki dengan sedikit air hingga basah, lalu panggang lagi selama 20 menit. Aduk sesekali.
- Pindahkan tulang beserta sayuran ke dalam panci, tambahkan 2.000 ml air, 6 butir merica, 1 ikat bouquet garni dan tomato paste. Masak di atas api kecil selama 3-4 jam.
- Buang busa/kotoran yang mengapung di atas permukaan kaldu.
- Saring, tekan2 ampasnya menggunakan sendok agar sari kaldu ikut larut. Buang ampasnya. Kaldu siap untuk digunakan
Untuk 1.500 ml
Sumber: Seri Masak Femina Primarasa Teori & Resep: Menu Istimewa Sup.
Kunci kelezatan dari kaldu sapi yang mantap adalah merebus campuran antara tulang dan daging sapi dengan api kecil dalam waktu yang cukup lama. Untuk kaldu sapi bisa digunakan tulang iga dan kaki sapi. Seri Membuat Kaldu #2: Kaldu Sapi
Bahan:- 1,5 Kg campuran antara daging sup, tulang dan kaki sapi
- 200 gr wortel, potong2
- 300 gr bawang bombay, potong2
- 150 gr seledri, potong2
- 100 gr daun bawang prei (leek), potong2
- 1 lembar bay leaf
- 6 butir merica, pecahkan/tumbuk kasar
- 2.000 ml air
Cara Membuat:- Rebus air, masukkan semua bahan kecuali merica dan bay leaf. Masak di atas api sedang hingga mendidih. Buang kotorannya selama 30 menit pertama.
- Masukkan butiran merica dan 1 lembar bay leaf. Kecilkan apinya. Rebus terus selama 4-5 jam. Angkat panci dari atas api, saring kaldunya.
Untuk 1.200 ml
Sumber: Seri Masak Femina Primarasa Teori & Resep: Menu Istimewa Sup.
 Pilih ayam yang tidak terlalu muda. Bila memungkinkan, selalu usahakan menggunakan ayam kampung karena akan menghasilkan kaldu dengan rasa gurih yang kuat. Bahan:- 1 Kg bagian ayam yang bertulang (punggung, leher, tulang rogga badan, kaki dan sayap
- 1 buah bawang bombay, potong2
- 1 buah wortel, potong2
- 3 batang seledri, potong2
- 1 batang daun bawang prei (leek), potong2
- 6 butir merica yang dipecah/ditumbuk kasar
- 1 lembar bay leaf
- 2.000 ml air
Cara Membuat:- Rebus air, masukkan seluruh bahan, masak di atas api sedang hingga mendidih. Buang kotoran di permukaan kaldu selama 30 menit pertama.
- Kecilkan apinya, rebus terus hingga kurang lebih selama 1,5 sampai maksimal 5 jam. Lebih dari 5 jam, citarasa kaldu sudah kurang enak.
- Angkat panci dari atas api, saring kaldu dan dinginkan. Kaldu siap digunakan.
Untuk 1.500 mlTips:- Bila menggunakan bagian punggung ayam, buang terlebih dahulu parunya (bagian hiam yang menempel pada punggung). Cuci bersih.
- Jangan menggunakan kaku ayam yang terlalu banyak karena kaki ayam mengandung gelatin yang akan mengentalkan kaldu.
Sumber: Seri Masak Femina Primarasa Teori & Resep: Menu Istimewa Sup.
 Hampir sepanjang hari ini hujan turun mengguyur kota Jakarta, mulai dari siang hingga petang hari tadi. Mau kemana-mana jadi agak males.. apalagi mood lagi kurang bagus juga hari ini. Untung tadi pagi sempat belanja beberapa keperluan dapur. Enaknya sih kalo udara dingin2 ya makan yang berkuah. Berikut adalah resep yang aku dapet dari buku Seri Masak Femina Primarasa Teori & Resep: Menu Istimewa Sup dengan sedikit modifikasi. Jenis supnya ringan, memakai tahu sutera yang menjadikan sup ini begitu lembut membelai lidah. Membuatnya pun cukup praktis dan mudah. Rasanya.. hmm, boleh dicoba :)) Thick Chicken & Tofu Soup
Bahan:- 200 gr daging ayam, cincang
- 2 sdt kecap asin
- 1 sdm angciu, optional
- 500 gr tahu sutera
- 1.000 ml kaldu ayam
- 1 sdm minyak goreng untuk menumis
- 4 siung bawang putih, cincang
- 1 cm jahe, cincang
- 2 batang daun bawang, iris halus
- 2 batang seledri, iris halus
Saus, campur jadi satu:- 1 sdm kecap asin
- 1 sdm kecap ikan
- garam, merica dan gula pasir secukupnya
- 1 sdm minyak wijen
- 3 sdm tepung kanji
- 8 sdm air
Pelengkap, campur jadi satu: - cabe rawit iris
- kecap asin secukupnya
Cara Membuat:- Campur daging ayam cincang dengan kecap asin dan angciu, aduk rata, sisihkan. Tekan-tekan tahu sutera dengan garpu sampai agak hancur, sisihkan.
- Tuang kaldu ayam ke dalam panci. Jerang di atas api hingga mendidih.
- Tumis bawang putih dan jahe hingga harum. Masukkan daging ayam cincang, aduk rata hingga berubah warna. Angkat, masukkan ke dalam panci kaldu.
- Tambahkan tahu dan daun bawang, tuangi campuran saus. Aduk hingga kuah kental.
- Masukkan seledri, aduk, angkat.
- Pindahkan sup ke dalam mangkuk saji, hidangkan dengan pelengkapnya.
Untuk 5 porsi.
 Dari pertama liat resep ini di Allrecipes, dah 'gatel' pengen bikin. Berhubung masih ada kentang, tadi sekalian lah bikin ini. Siapa tau ntar kalo lagi ujan bisa jadi alternatif penghangat yang nikmat. hehehe. Resep sih kurang lebih hampir sama, hanya ada modifikasi sedikit dengan menambahkan sosis dan bawang bombay tumis. Yummyyyyy... Russian Mushroom and Potato Soup( source: www.allrecipes.com, submitted by dteresa) Bahan:- 75 gr butter, bagi menjadi 2 bagian
- 2 batang daun bawang besar, iris/cincang
- 2 buah wortel, potong dadu
- 1500 ml kaldu
- 1 sdm daun dill cincang
- garam secukupnya
- black pepper/merica hitam butiran secukupnya, gerus/tumbuk kasar
- 1 lembar bay leaf
- 1 buah bawang bombay, cincang
- 4 buah kentang, kupas, potong dadu
- 455 gr jamur champignon, iris-iris
- 2 buah sosis, potong2 (optional)
- 250 ml half and half (aku pake krim kental biasa aja dicampur dengan susu cair 1:1)
- 25 gr terigu serbaguna
- Daun dill segar untuk garnish (optional)
Cara Membuat:- Panaskan kaldu dalam panci.
- Sementara itu juga, panaskan setengah bagian butter dalam wajan, tumis daun bawang dan wortel hingga harum selama 5 menit dengan api sedang. Masukkan ke dalam kaldu.
- Bumbui dengan dill, garam, merica hitam dan bay leaf. Tambahkan potongan kentang. Tutup panci, biarkan selama kurang lebih 20 menit atau sampai kentang cukup lunak tapi tidak sampai kelembekan. Angkat bay leaf nya.
- Panaskan sisa butter dalam wajan, tumis bawang bombay cincang. Tambahkan irisan jamur. Tumis hingga jamur agak layu selama 5 menit. Masukkan ke dalam kuah sup.
- Di dalam mangkuk kecil, campur terigu dengan campuran krim kental dan susu cair. Aduk rata. Masukkan ke dalam sup , aduk hingga sup mengental. Hias dengan daun dill segar. Siap dihidangkan.
Untuk 5 Porsi
 Mulai dari tadi sore, hujan deras membasahi kota Jakarta. Memang dari pagi cuaca udah mendung terus.. bikin mood jadi lebih sendu gitu.. hehehe. Hmm, aku sebenarnya sih suka dengan suasana agak2 mendung seperti itu.. juga dengan rintik hujan dan aroma yang ditimbulkan kala hujan. Tapi aku di sini bukan mau posting tentang hujan (lagi). Aku mau posting resep Fried Oxtail Soup alias Sup Buntut Goreng. Ini emang udah direncanain dari kemarin bikinnya. Pas banget dengan cuaca Jakarta yang sering mendung dan hujan belakangan ini. Mungkin karena sudah memasuki musim penghujan. Sup adalah salah satu favoritku.. almost any kind of soup. Menurut aku sup itu mampu membangkitkan semangat sekaligus memberikan perasaan hangat. Apalagi buat kalo lagi gak enak badan.. pasti badan akan terasa enakan setelah mengkonsumsi sup. Nah untuk sup kali ini, aku bikin variasi lain dari sup buntut yang biasa aku buat. Kali ini buntutnya aku goreng dengan sedikit tambahan tepung. Jadi lebih gurih dan mengundang selera. Kunci kelezatan sup buntut selain dari daging buntut yang empuk adalah pastinya kuah kaldu yang mantap. Rahasianya.. masak kuah kaldu dengan api yang kecil selama beberapa jam bersama rempah2. Agar kuahnya tidak terlalu keruh/berminyak,pilih buntut yang tidak terlalu berlemak. Dan sesekali sebaiknya buang kotoran busa yang mengambang di permukaan kaldu. Fried Oxtail Soup Bahan: - 1 kg buntut sapi, potong2 sesuai ruasnya
- 2.500 ml air
- 2 cm jahe, memarkan
- 4 butir kapulaga, memarkan
- 5 butir cengkeh
- 2 batang daun bawang prei, potong-potong jadi 4 bagian
- 1 buah (300gr) bawang bombay, belah 2 bagian
- 2 lembar daun bay (bay leaves)
- 1 buah pala, memarkan
- 1 sdt merica, memarkan/tumbuk kasar
- 2 sdm margarin, untuk menumis
- 250 gr kentang, kupas, belah-belah
- 200 gr wortel, kupas, potong 2 cm
- Minyak untuk menggoreng
- Tepung terigu secukupnya
Olesan : - 1 sdm kecap manis
- 1 sdm bumbu halus yang sudah ditumis
Bumbu halus : - Garam secukupnya
- 10 butir bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 1/2 buah pala
- 1 sdt merica butiran
- gula pasir secukupnya
- 1/2 sdt kayu manis bubuk
Pelengkap: - 1 buah tomat, belah jadi 4-8 bagian
- daun bawang, iris halus
- batang seledri, iris halus
- Bawang goreng
- Emping goreng
- Jeruk nipis atau jeruk limau (tergantung selera)
- Sambal rawit
Cara Membuat: - Rebus buntut dalam air hingga terendam. Setelah mendidih dan daging buntut kaku, kecilkan apinya, masukkan jahe, cengkeh, kapulaga, bawang bombay, dan daun bawang. Biarkan mendidih. Buang kotorannya selama 30 menit pertama. Masukkan merica butiran yang sudah dimemarkan/tumbuk kasar serta 2 lembar daun bay leaves. Kecilkan apinya, rebus terus selama kurang lebih 2 jam dengan api kecil.
- Sementara itu, panaskan 2 sdm margarin dalam wajan, tumis bumbu halus sampai harum dan matang. Sisihkan 1 sdm di wadah terpisah dan campur dengan kecap manis untuk olesan.
- Keluarkan buntut dari kaldunya, tiriskan. Olesi seluruh permukaannya dengan bahan olesan dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Sisihkan.
- Sedangkan sisa bumbu tumisnya dimasukkan ke dalam panci berisi kaldu yang telah disaring. Jerangkan diatas api, didihkan, masukkan kentang dan wortel. Masak terus hingga bahan matang.
- Untuk buntut goreng: Balut buntut yang telah dibumbui dengan bahan olesan dalam tepung terigu secukupnya saja asal menutupi permukaan (jangan terlalu tebal tepungnya). Panaskan minyak goreng dalam wajan, masukkan buntut tersebut ke dalam minyak panas, goreng sampai agak kering dan kecoklatan, angkat, tiriskan.
- Penyajian : taruh buntut goreng dalam piring saji. Dalam mangkuk terpisah, tata potongan tomat,emping goreng dan bahan pelengkap lain, tuang kuah sup, taburi bawang goreng. Lengkapi dengan jaruk nipis atau jeruk limau dan sambel rawit jika suka. Hidangkan selagi buntut dan kaldu masih panas.
Untuk 5 porsi
Aku termasuk penggemar berat Goulash Soup.. Goulash atau gulyás dalam bahasa Hungaria (dibaca: goo-yash) adalah hidangan berupa sup yang sangat terkenal dari Hungaria. Citarasanya agak pedas karena banyak menggunakan paprika bubuk. Nikmat disantap hangat kala udara/cuaca dingin. Beberapa hari yang lalu sempet nengok ke blognya Mbak Odhetta yang menyajikan resep Hungarian Goulash ala mertuanya yang kebetulan memang asli orang Hungaria (Thanks banget buat sharing resepnya yah, mbak.. ). Ah, jadi pengen bikin lagi nih. So, kali ini aku bikin goulash soup sebagai bagian dari rangkaian yang mengawali tema "Vienna" kali ini, yaitu: Wiener Schnitzel dan Potato Salad serta Sacher Torte. Walaupun gak asli Austria, namun Goulash ini populer juga di sana. Resep berikut ini adalah merupakan hasil modifikasi dari beberapa resep yang aku temukan di internet (termasuk resep mbak Odhetta), juga dari buku resep lama yang sudah kumiliki.
A Hearty Goulash SoupBahan: - 500 gr beef shanks, dipotong dadu 2x2cm
- 1 liter kaldu
- 2 sdm lemak atau minyak
- 2 buah bawang bombay ukuran medium , cincang halus
- 4 siung bawang putih, cincang halus
- 1 buah tomat, kupas, potong dadu
- 1 sdm tomato paste
- 1 buah wortel, potong dadu
- garam dan gula pasir secukupnya untuk penyedap
- lada hitam secukupnya
- 1 buah tangkai seledri besar, potong melintang 1 cm
- 1 buah paprika, potong dadu
- 4 sdt paprika powder (boleh lebih kalo suka yang pekat)
- 1 sdt jintan bubuk
- 1/2 sdt marjoram
- 1/4 sdt thyme
- 2 lembar bay leaves
Egg Dumpling:
- 1 butir telur, kocok lepas
- 6 sdm terigu
- 1/4 sdt garam
Cara Membuat:
- Soup: Panaskan minyak/lemak dalam panci tebal, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Angkat dari api sebentar, masukkan paprika bubuk dan tomat, masukkan potongan daging.
- Tumis lagi di atas api sampai daging berubah warna, masak terus di api kecil hingga sari dagingnya keluar kurang lebih selama 1/2 jam sambil diaduk2. Tambahkan kaldu, masukkan batang seledri, wortel, tomato paste, jintan bubuk, garam, lada hitam halus, gula pasir, thyme, marjoram dan bay leaves. Masak lagi terus dengan api kecil.
- Dumpling: Aduk rata, terigu, telur dan garam sampai adonan cukup kalis. Ambil sedikit demi sedikit dengan sendok (bisa juga dengan 'dicubit' atau dipulung) .
- Masukkan egg dumpling tersebut ke dalam goulash. Tambahkan juga paprika. Masa dengan api kecil sambil terus diaduk sampai sup mengental (kurang lebih selama 1 jam). Siap disajikan.
Untuk 8 - 10 orang
| |