Sulis' posts with tag: snacks
Sejak pertama kali melihat resepnya di Seri Masak Primarasa Masak Untuk Pemula: Pencuci Mulut Ala Asia Terlezat, aku sudah sangat tertarik untuk mencobanya. Penampilannya unik dan cantik dengan warna ungu yang ternyata didapat dari penggunaan bunga telang. Tuh, bahannya aja unik kan? Selain penggunaan bunga telang, talam ini pun jadi makin beda karena menggunakan talas di dalam campuran adonannya.
Sedianya aku akan membuat penganan ini untuk dimasukkan menjadi entry MFM #15 lalu yang bertemakan sweet and savory snack. Hanya saja karena waktu itu buah nangka yang digunakan sebagai salah satu bahan pelengkap sedang tidak ada di pasaran, terpaksa aku menunda untuk membuatnya.
Beberapa waktu lalu, aku mendapat buah nangka gratis pemberian seorang rekan kantor. Wah, senang sekali rasanya. Akhirnya bisa bikin talam yang tertunda. Ternyata emang gak sia-sia deh nunggu bikin yang satu ini. Karena rasanya emang bener2 enak banget. Legit dan harum. Definitely a must try!
Kue Talam Talas Bunga Telang (Sumber: Seri Masak Primarasa Masak Untuk Pemula: Pencuci Mulut Ala Asia Terlezat, dengan sedikit modifikasi)
Bahan:
- 150 gr gula pasir (resep asli pakai 175 gr)
- 100 ml air
- 1/2 sdt garam
- 75 gr tepung beras
- 2 sdm tepung kanji
- 50 gr talas pontianak, kupas, kukus, haluskan
- 200 ml santan kental, masak hingga mendidih
- 100 gr nangka matang, iris dadu 1/2 cm, untuk taburan
- 1/2 sdt pasta talas (di resep asli tidak pakai)
Air bunga telang:
Saus:
- 250 ml santan kental
- 2 sdm tepung beras (resep asli pakai 2 1/2 sdm)
- 1 sdm tepung hunkue (resep asli pakai 1/4 sdt)
- 3/4 sdm gula pasir
- 1/4 sdt garam
Cara membuat:
- Air bunga telang: Rendam bunga telang dalam air panas. Diamkan 15 menit hingga warnanya keluar sesuai dengan yang diinginkan, saring, sisihkan.
- Campur gula pasir, air dan garam dalam panci, jerang di atas api. Masak dan aduk hingga gula larut. Tips aku: Sekaligus juga masukkan talas yang sudah dihaluskan, aduk rata. Blender sekali lagi hingga larutan halus dan adonan talas tidak berbutir2.
- Campur tepung beras dan tepung kanji, tambahkan air bunga telang, santan dan larutan gula talas selagi panas. Aduk rata dan diamkan selama kurang lebih 15 menit. Saring.
- Didihkan air dalam dandang. Olesi mangkuk.cetakandengan minyak goreng, kemudian taruh dalam dandang hingga panas. Masukkan adonan ke dalam mangkuk/cetakan yang sudah dipanaskan hingga hampir penuh. Kukus selama kurang lebih 15 menit atau hingga mengeras. Angkat dan dinginkan.
- Saus: Campur semua bahan saus dalam panci, aduk, jerang di atas api sedang. Aduk hingga mengental, angkat. Tunggu sebentar hingga agak dingin.
- Keluarkan kue dari cetakan. Taruh di atas piring saji. Tambahkan saus di atasnya lalu taburi dengan potongan nangka. Sajikan.
*note: kalau susah untuk mendapatkan bunga telang, bisa diabaikan. Ganti dengan pasta talas ungu sebanyak 1/2 sdm atau pewarna ungu sebanyak kurang lebih 1 sdt. Jumlah santan bisa ditambah 50 ml lagi dari resep.
Untuk 16 buah
 Ini dia.. salah satu proyek dapur weekend ini. Salah satu permintaan adikku Pepet, gara2 dia ngiler siomay bandung setelah blogwalking ke websitenya mbak Rieke sang Sexy Chef yang resep2nya emang oke banget itu. Ya dah.. pikir2 dah lama juga emang gak bikin siomay. Kali ini bikin yang versi ala tukang jualan keliling itu deh.. Unik, karena penambahan labu yang diparut halus dalam adonan siomaynya. Resepnya aku modifikasi dari resepnya mbak Rieke di sini. Ternyata hasilnya gak mengecewakan.. kenyalnya pas.. berasa banget dagingnya.. Hehee.. Siomaaaaay... Siomaaaayyyyyy...! Siomay Komplit Lekker
Bahan:
- kulit siomay
- wortel parut secukupnya
Bahan I, proses semua hingga halus:- 300 gr daging ayam
- 250 gr fillet ikan tenggiri
- 150 gr udang
Haluskan:- 4 buah bawang merah, iris, goreng
- 3 siung bawang putih, iris, goreng
Bumbu2:- garam, merica dan gula pasir secukupnya
- 2 sdm saus tiram
- 2 sdm kecap ikan
- 3 sdm minyak wijen
- 1 sdm ang ciu, optional
Bahan II:- 1 butir telur, kocok lepas
- 2 batang daun bawang, iris halus
- 150 gr labu siam/bangkoang serut halus
Bahan III, campur dan ayak:- 50gr tepung terigu
- 175 gr tepung kanji (sagu tani)
Bahan pelengkap:- kol rebus gulung
- kentang belah menjadi 4 bagian
- pare
- tahu
- telur rebus
Cara membuat:- Campur bahan I, bumbu2 dan bawang yang sudah dihaluskan. Masukkan bahan II , aduk rata. dan terakhir masukkan bahan III. Kembali diaduk rata.
- Sebagian besar dimasukkan ke dalam kulit siomay. Taburi permukaannya dengan parutan wortel.
- Isi kentang, tahu, pare, kol dan tahu rebus dengan sisa adonan.
- Kukus sampai matang. Hidangkan bersama saus kacang, perasan jeruk limau, kecap manis dan sambal botol.
Saus kacang, haluskan dan masak dengan api kecil hingga mengental dan berminyak:- 300 gr kacang tanah, goreng
- garam dan gula merah secukupnya
- 4 buah cabe merah besar, goreng
- 4 siung bawang putih, goreng
- 50 gr kentang rebus, haluskan
- santan encer secukupnya (atau pake air biasa aja juga boleh)
 Lagi terserang jerawat membandel belakangan ini.. ada apa gerangan yah? apa gara2 kangen dan banyak pikirankah? hueheuheue.. Yang pasti, gara2 jerawat pula (yang betah bener nangkring di dagu..huhuhu), akhirnya aku terpaksa balik konsultasi ke dokter kulit langgananku dulu. Sang dokter yang udah opa2 ini nasehatnya selalu sama, gak berubah2 dari jaman aku SMP dulu.. " Jangan makan yang mengandung telur.. cake, mie, bla..bla..bla..... sampe umur 40!" Lha?! Secara tukang masak dan tukang makan begini.. rasanya mustahal deh menghindari makanan2 yang beliau sebutkan.. apalagi kalo harus nunggu sampe umur 40 tahun.. O my God! Masih harus melewati masa 'penyiksaan' 12 tahun lagi kalo gitu.. duh..:p Tapi ya namanya juga bandel.. dulu2 biar dah dinasehatin gitu tetep aja kok, saat kulit dah mulus ya balik makan normal. Sekarang sih, agak menghindari dulu deh.. Lagian, aku ini sih pemegang prinsip yang berlaku umum.. makan apa aja gak papa..asal jangan berlebihan. hehehe.. *ngeles.com* Anyway, balik ke niat awal nulis blog ini tuh mau share resep kue yang tidak pake telur. Kebetulan sebelum ada masalah jerawat nan nyebelin ini emang udah sempet googling..iseng2 pengen coba resep eggless cake. Nah, ketemu nih yang pas banget..Secara pake pisang pula.. hhmm... pasti moist dan harum deh.. Dan ternyata emang jadinya oke.. Gak percaya? Coba aja ;) Note: Shas.. this is for u too.. hehehe
Eggless Banana Brownies (resep dari forum webgaul dan sudah dimodifikasi sesuai selera :p) Bahan:- 200 gr gula kastor
- 1 sdt vanilla extract
- 2 buah pisang yang benar2 matang, haluskan
Tim hingga meleleh:- 120 gr butter/margarine
- 40 gr dark cooking chocolate
Campur dan ayak:- 200 gr terigu serbaguna
- 10 gr susu bubuk
- 15 gr cokelat bubuk
- 1/2 sdt baking powder
- 1/4 sdt soda kue
- 1/4 sdt garam
Taburan:- 100 gr kacang (boleh almond, kenari, walnut atau lainnya)
- 100 gr chocolate chips
Cara Membuat:- Panaskan oven dengan suhu 180 derajat Celsius.
- Olesi loyang ukuran 20x10x4 cm dengan margarin, alasi dengan kertas roti , oles lagi.
- Campur lelehan mentega, cokelat dan gula dalam wadah. Tambahkan vanilla extract dan pisang yang sudah dihaluskan. Aduk rata dengan whisk.
- Tuang campuran terigu yang sudah diayak, aduk rata.
- Tambahkan kacang dan chocolate chips, aduk rata.
- Tuang ke dalam loyang, ratakan, panggang hingga matang.
- Dinginkan di rak kawat. Hias sesuai selera. Potong2 dan sajikan.

 Bener2 deh... lagi2 aku mefeeeettt abis ngumpulin PR MFM #15 yang diselenggarakan oleh mbak Lintang bertemakan Sweet & Savoury Snacks. Tadinya sih sengaja emang pengen bikin sesuatu yang spesial seperti biasa setiap ada ajang MFM ini. Namun, bahan berupa nangka yang kutunggu2 masih aja sulit dicari. Akhirnya, berhubung waktu pengumpulan sudah semakin mendekati batas akhir, kuputuskan untuk membuat yang simple2 aja. Namanya juga snack toh, jadi bikinnya pun kalo bisa yang praktis sehingga kapanpun lagi pengen, tinggal bikin aja, dan bahan2nya pun sebisa mungkin yang relatif mudah didapat. Idenya aku ambil dari majalah Femina edisi No.46/XXXV/2007 dengan judul Serabut Singkong Ayam. Hanya, seperti biasa pula, aku memodifikasi resep ini sesuai dengan seleraku. Pada rasa asli hanya menggunakan daging ayam saja. Sedangkan untuk resep modifikasiku, aku tambahkan pula udang cincang, juga bawang merah dan bawang putih yang dihaluskan serta irisan daun jeruk untuk aroma dan rasa yang lebih menggugah lagi. Enak dimakan saat masih hangat2, dicocol dengan saus sambal bangkok ataupun sekedar cabe rawit.. Hmmm... Serabut Singkong Ala ThailandBahan: - 250 gr singkong yang sudah dikupas dan dipotong bentuk korek api
- 100 gr daging ayam giling
- 150 gr udang cincang kasar
- 2 sdm cincangan halus daun ketumbar
- 2 butir telur ayam ukuran sedang
- 1 sdm terigu
- 1/4 sdt soda kue
- 2 lembar daun jeruk purut, iris halus
- 1 batang daun bawang, iris halus
- garam, merica, dan gula pasir secukupnya
Haluskan: - 2 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
Pelengkap: - Sambal Bangkok/Thailand, siap beli *)
Cara Membuat: - Campur singkong bersama ayam cincang, udang cincang, daun bawang, daun ketumbar, daun jeruk, telur, gula pasir, garam dan merica serta bumbu yang sudah dihaluskan. Tambahkan campuran terigu dan soda kue, aduk rata.
- Ambil 1 sdm adonan. Goreng dalam minyak banyak dan panas hingga matang. Angkat dan tiriskan.
- Sajikan bersama pelengkapnya.
*)Sambal Bangkok/Thailand: adalah sambal khas yang cita rasanya asam, manis dan agak pedas. Dijual dalam kemasan botol di pasar swalayan bagian sambal botol.
 Memenuhi panggilan dari sang Juragan Pisang kita, Mbak Fitri.. akhirnya, mumpung lagi long weekend, aku bikin tugas MFM #13 kali ini yang bertemakan PISANG. Jujur sih aku seneng dengan tema yang diusung oleh Mbak Fitri. Walaupun aku bukan penggemar berat buah pisang, tapi aku paling suka dengan aneka olahan pisang yang dijadikan kudapan. Entah itu banana cake/bread, pisang bakar, pisang goreng, dll. Malah aku gak gitu suka kalo makan pisang utuh begitu aja. Sebenarnya banyak banget resep yang menggunakan pisang sebagai salah satu bahan dasar/utamanya. Selama ini aja aku juga sudah beberapa kali posting resep yang berbahan dasar pisang seperti banana chocolate cream cupcake, banana donuts, healthy banana meal cake, kolak pisang bola ketan nangka spesial, pancake pisang havermut sampai caramelized banana with choco-nut and vanilla ice cream. Tuh..dah lumayan banyak kan? Jadi rada sempet bingung juga sih, kira2 mau posting apa lagi. Berhubung kemaren2 ini sempet lagi 'demam' kue2 tradisional, yang berakhir dengan bongkar2 resep kue2 tradisional yang aku miliki, eh..nemu satu resep yang kayaknya spesial banget. Judul aslinya di buku resep itu adalah Jongkong Surabaya. Terdiri dari beberapa lapis: hijau tua, hitam dan putih, dengan diselingi irisan pisang2 di lapisannya. Menarik sekali. Cuma aku sempet kerepotan juga sih mencari abu merang yang digunakan sebagai salah satu bahannya. Untung nemu. Abu merang ini bisa diperoleh di beberapa pasar tradisional atau di toko bahan kue tertentu (kalo di Jakarta, Titan jual kok). Abu merang pun bisa dibuat sendiri dengan membakar merang/batang padi sampai menjadi abu lalu disaring/ayak. Air endapan abu merang ini sering disebut sebagai air abu, yang banyak digunakan dalam proses pembuatan mie basah untuk membuat teksturnya lebih kenyal.
ini lho..abu merang itu... Tanpa berpanjang lebar lagi, inilah Jongkong Surabaya yang sudah aku modif namanya jadi Jongkong Lapis Pisang Saus Santan Vanilla. Yup, jongkong yang ini aku sengaja buat saus tambahannya, jadi makannya lebih mantap. Resep asli sih pake kelapa parut kukus cuma aku gak gitu suka dan kesannya agak 'seret'. Rasanya pas banget.. Penasaran? Coba aja :))
 Jongkong Lapis Pisang Saus Santan Vanilla (modifikasi dari buku Kue-Kue Layak Jual Sedap Sekejap)
Bahan I:
- 625 santan dari 1 butir kelapa parut
- 140 gr gula pasir
- 3/4 sdt garam
- 2 lbr daun pandan, sobek2, ikat simpul
- 450 gr tepung beras
- 100 ml air abu merang (dari 2 sdm abu merang, disaring dan dilarutkan dengan air) + 1/8 sdt pewarna hitam
- 100 ml air daun suji (dari 50 lembar daun suji + 3 lembar daun pandan + 6 tetes pewarna hijau tua, diblender dan disaring)
Bahan II:
- 400 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 6 sdm tepung beras
- 2 sdm tepung kanji
- 1 1/2 sdt garam
- 1 lembar daun pandan, sobek2, ikat simpul
- 100 gr pisang tanduk, iris2 melintang
Bahan Saus Santan Vanilla:
- 2 sdm tepung maizena, larutkan dalam 2 sdm air
- 1 sdt vanilla essence/pasta
- 350 ml santan kental
- 50 gr gula pasir
- 50 ml susu kental manis putih
- 1 lembar daun pandan, sobek2, ikat simpul
Cara Membuat:
1. Bahan I:
- Rebus santan, gula pasir, garam dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih. Jaga agar jangan sampai pecah. Saring, dinginkan.
- Tuang sedikit demi sedikit ke tepung beras sambil diuleni sampai licin. Bagi adonan menjadi 2 bagian sama banyak. Satu bagian ditambahkan air abu merang dan pewarna hitam. Aduk rata. Sisanya ditambahkan air daun suji dan pewarna hijau tua. Aduk rata. Sisihkan.
2. Bahan II: Rabus santan dan daun padan sambil diaduk hingga mendidih. Saring, dinginkan. Tambahkan tepung beras, tepung kanji dan garam. Aduk rata. Sisihkan.
3. Panaskan kukusan. Oles loyang ukuran 16x16x7 cm dengan minyak goreng dan dialasi plastik tahan panas. Tuang selapis adonan hijau. Kukus 10 menit. Tambahkan lapisan hitam. Kukus lagi selama 10 menit.
4. Tuang selapis adonan bahan II, tata pisang, kukus selama 10 menit.
5. Tuang lagi selapis adonan hijau. Kukus 10 menit. Lakukan terus selang-seling hingga adonan habis.
6. Setelahlapisan terakhir kukus 20 menit. Biarkan dingin. Potong2 dengan pisau yang telah dioles minyak. Sajikan bersama sausnya.
7. Saus Santan Vanilla: Aduk semua bahan menjadi satu hingga rata. Masak sambil diaduk2 hingga mendidih. Matikan api, saring. Siap digunakan.

Sekilas mirip sama Olliebollen. penganan khas Belanda. Cuma yang ini adonannya mirip sama adonan kue sus. Jadi jauh lebih praktis ketimbang bikin olliebollen yang harus difermentasiin lebih dulu. Dan asyiknya lagi, bola2 sus goreng ini bisa diisi dengan cokelat dan keju.. jadi gak cuma plain begitu aja. Resepnya boleh diambil dari majalah Sedap Sekejap edisi 12/VIII/2007. Cocok buat camilan teman minum teh, atau buat sajian pesta. Resepnya aku modif dikit di prosedurnya. Karena takut isiannya keluar saat adonan digoreng, bahan filling baru aku tambahkan pada saat bola2 sus goreng ini sudah matang dan cukup dingin. Duo Fried Choux Bahan:- 75 gr margarin
- 200 ml air
- 1/4 sdt garam
- 150 gr tepung terigu protein sedang
- 1/2 sdt baking powder
- 2 butir telur
Filling:- 25 gr milk cooking chocolate, lelehkan (kalo suka boleh juga ditambah peanut butter atau hazelnut spread)
- 50 gr keju cheddar parut dan 50 ml susu cair, aduk jadi satu, masak dengan api kecil sampai kental
- 50 gr gula tepung untuk taburan
Cara Membuat:- Panaskan margarin, air dan garam sampai mendidih. Masukkan tepung terigu. Aduk sampai kalis. Angkat dan dinginkan.
- Tambahkan telur , kocok rata. Masukkan baking powder. Kocok lagi hingga rata. Biarkan selama 1/2 jam dalam lemari pendingin.
- Pulung adonan, bentuk bulat. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang.Tiriskan. Biarkan agak dingin.
- Masukkan masing2 filling (cokelat dan keju) ke dalam kantong plastik segitiga.
- Buat lubang pada bola2 sus goreng dengan menggunakan bantuan sumpit. Semprotkan masing2 bahan filling secukupnya ke dalam lubang. Lakukan hingga habis.
- Sajikan dengan taburan gula tepung.
Untuk 30 buah.
Jujur, belakangan ini memang bawaannya tuh rada2 maleeesssss buat posting resep. Masak sih tetep..bikin cake juga kalo weekend masih sempet bikin..cuma entah kenapa..gak gitu niat buat moto2 dan posting di MP. Alhasil selama beberapa minggu belakangan ini, gak terlihat lagi tuh resep2 di MP-ku.. Banyak yang nanyain sihh.. ihh, apa akunya yang ke-GR-an yah? hihihi. Anyway, benernya sih emang kangen juga pengen posting resep.. jadi aku sengaja untuk awal bikin yang gak terlalu ribet baik itu dari bahannya maupun pengerjaannya. Hasil dari browsing2..eh nemu resep ini di Allrecipes.com. Bikinnya praktis banget. Gak perlu dipanggang, gak pake tepung2an, gak pake telur, pokoknya tinggal aduk aja, trus didinginin..jadi deh.. Cocok buat camilan sehat dengan ditemani segelas susu dingin.. Hmmm... No Bake Peanut Butter Crispies Bahan:- 170 gr crisp rice cereal
- 200 gr gula pasir
- 260 gr peanut butter
- 235 ml corn syrup
- 15 g butter
Topping (di resep asli sih gak pake, jadi optional aja):- Aneka kacang2an seperti almond/walnut, cincang
- Chocolate chips
- Dark cooking chocolate, tim hingga leleh
- White Cooking chocolate, tim hingga leleh
Cara Membuat:- Campur jadi satu peanut butter, corn syrup dan gula pasir. Masak dalam panci dengan api kecil. Perhatikan agar adonan jangan sampai hangus karena akan merusak citarasanya. Aduk2 sesekali sampai semuanya larut. Matikan api, angkat, biarkan hingga agak hangat.
- Oles loyang persegi 24x24 cm dengan butter. Sisihkan
- Campur rice crisp ke dalam larutan adonan tadi, aduk hingga rata. Tuang ke dalam loyang, ratakan. Beri topping sesuai selera. Hias dengan dark/white cooking chocolate leleh. Biarkan dingin dan mengeras. Potong2 kotak/sesuai selera. Sajikan.
Untuk 24 buah.
 Terinsipirasi dari donat kentang yang dah legendaris itu.. kali ini mau dibikin versi bite size-nya. Cuma untuk toppingnya sengaja mau bikin yang beda. Udah pernah dicoba beberapa kali sih..dan rasanya menurut aku lumayan dan banyak yang suka juga. Dibilang Italiano, karena pake tambahan oregano yang bikin harumnya jadi khas. Untuk topping-nya pakai topping keju leleh seperti salah satu jenis donat populer yang banyak terdapat di gerai-gerai donat macam J.Co atau Krispy Kreme. Namun yang bikin rasanya jadi lebih 'kaya' lagi adalah karena tambahan smoked beef pada toppingnya. Alasan lain kenapa ini dibikin bentuknya bola-bola adalah.. well, karena kalo dibikin model ring lazimnya donat2 di pasaran itu suka agak ribet sih kalo adonannya pake kentang. Agak susah mulusnya kalo aku yang bikin.. entah kenapa.. hihihi. Jadi biar lebih 'aman', bikin yang model simple bulat2 begini aja.. Hmm.. pikir2 jadinya gak bite-size amat sih.. ah, emang aku gak gitu bakat deh bikin yang imut.. hihihi. I'm sure you'll do alot better than me. Tapi, yang penting rasanya dooongg. hehehehe ;-) Potato Cheese Balls Italiano( modifikasi dari resep Cheese Ball Donut, buku Variasi Roti Lezat dan Cantik 2 Sedap Sekejap) Bahan:- 250 gr tepung terigu protein tinggi
- 100 gr kentang kukus, haluskan
- 25 gr gula pasir halus
- 1 sdt (3 gr) ragi instan
- 1/2 sdt baking powder
- 10 gr susu bubuk full cream
- 1 kuning telur
- 125 ml air es
- 25 gr butter/margarine
- 1/2 sdt garam
- 1 sdt bawang putih bubuk
- 1/2 sdt oregano bubuk
- 1/2 sdt cabai bubuk
Topping:- 200 ml susu cair
- 10 lembar cheddar slices (aku pakai yang smoked), potong2
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt mustard
- 1/4 sdt kaldu sapi bubuk, optional
- 2 lembar daging asap, potong kotak untuk taburan (jika suka bisa disangrai sebentar agar tidak terlalu berair/berminyak)
Cara Membuat:- Campur tepung terigu, kenang, gula pasir, ragi instan, baking powder dan susu bubuk full cream, aduk rata.
- Tambahkan kuning telur. Uleni rata. Tuang air es sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis adonannya.
- Masukkan butter/margarine dan garam. Uleni kembali hingga adonan kalis dan elastis.
- Bulatkan, diamkan 15 menit. Kempiskan adonan. Tambahkan oregano bubuk, bawang putih bubuk, dan cabai bubuk. Uleni rata. Timbang masing2 seberat 10 gr. Bulatkan. Diamkan 10 menit. Kempiskan adonan. Bulatkan kembali. Letakkan di atas loyang yang ditaburi dengan sedikit tepung terigu. Diamkan sampai mengembang lagi selama 60 menit.
- Goreng dalam minyak padat yang sudah dipanaskan dengan api sedang sampai matang. Tiriskan dan dinginkan.
- Topping: Panaskan susu cair. Masukkan potongan Cheddar slices, merica bubuk, kaldu sapi bubuk dan mustard. Aduk sampai keju larut dan mengental. Matikan api.
- Celup bola-bola donat ke dalam larutan topping keju. Taburi dengan potongan daging asap.
- Sajikan.
Untuk 54 buah
 Menjelang hari-hari terakhir pengumpulan 'PR' MFM #7 kali ini yang di-host oleh Yami, akhirnya aku pagi ini bisa juga menyelesaikan dan mengumpulkannya. Phewww.. legaaaa... Hehehe. Sebenarnya sih tema MFM ke-7 kali ini terbilang sangat simple karena temanya adalah Rice alias Beras. Secara kita ini orang Indonesia, apalagi yang masih tinggal di Indo juga, beras pastinya udah jadi makanan pokok sehari2. Apalagi tema beras kali ini tidak hanya dibatasi pada penggunaan beras utuh, melainkan juga hasil olahan beras lainnya seperti tepung beras, tepung ketan, dan aneka macam beras mulai dari beras merah, ketan hitam dan masih banyak lagi. Terus terang saking banyaknya variasi olahan beras dan secara juga karena beras itu udah jadi makanan pokok sehari2, malah jadi bingung mau dibikin model apa yang kesannya unik dan gak pasaran. Setalah cari-cari inspirasi sana-sini, akhirnya terbersitlah ide untuk membuat Semar mendem ini. Nasi ketannya sengaja dibuat seperti nasi kuning, dan untuk isiannya berhubung kemaren ini sempat bikin rendang dan masih ada sisa daging, dibuatlah menjadi isian yang membuatnya jadi berbeda dari yang biasanya. Kenapa ditambah embel2 'berendam'? Well, itu karena untuk semar mendem yang ini ditambah siraman saus santan kental yang me njadikannya makin spesial. Hehehe. Tanpa banyak omong lagi.. inilah resepnya.. Semar Mendem Rendang Berendam SpesialBahan: Ketan: - 500 gram beras ketan putih, rendam selama 2 jam, tiriskan
- 500 ml santan kental
- 2 lembar daun salam
- 4 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
- 2 batang serai, memarkan
- 3 butir kapulaga
- 3 butir cengkeh
- 2 ruas kunyit, parut, larutkan dengan 2 sdm air, peras, buang ampasnya
- 1 sdm air jeruk nipis
- 2 lembar daun pandan, sobek2 dan buat simpul
- 1 sdt garam
- 1 sdt gula pasir
Isi: - 1/2 resep rendang daging , suwir2 dagingnya. Resepnya bisa diliat di sini
- (note: buat dagingnya saja, tidak pakai kentang)
Kulit: - 8 butir telur
- 150 cc santan kental
- 4 sdm tepung terigu serbaguna
- garam secukupnya
Saus santan: - 500 ml santan sedang
- 3 sdm tepung beras, larutkan dengan sedikit santan
- 2 sdm gula pasir
- 3/4 sdt garam
- 2 lembar daun pandan, sobek2
Cara Membuat: Buatlah isiannya terlebih dahulu. Suwir2 dagingnya, sisihkan (bumbunya jangan kelewat basah). Ketan: - Kukus ketan 1/2 matang ( ± 25 menit). Sisihkan.
- Campur santan kental, garam ,gula, daun jeruk, daun salam, sereh, kapulaga, cengkeh, air kunyit, air jeruk nipis dan daun pandan, masak di atas api sedang hingga mendidih sambil diaduk agar tidak pecah.
- Masukkan ketan kukus 1/2 matang tadi ke dalam santan, aduk rata sampai santan terserap habis. Kukus lagi dalam dandang panas hingga matang (± 35 menit). Aduk- aduk, biarkan dingin.
Kulit: - Campur terigu dengan garam dan sedikit santan, aduk sampai rata, tambahkan santan sedikit2 sambil diaduk rata.
- Campurkan telur satu per satu, aduk merata dengan menggunakan whisk hingga licin. Saring jika perlu.
- Buat dadar tipis dengan wajan anti lengket (diameter ± 24 cm).
Saus santan: - Rebus santan, daun pandan, gula dan garam sampai mendidih.
- Tuangkan larutan tepung beras, masak sampai saus mengental dan meletup letup. Matikan api, angkat. Sisihkan.
Penyelesaian: - Ambil 3 sdm ketan, padatkan selagi panas. Buat lubang ditengahnya, masukkan 1/2 sdm bahan isi.Rapikan.
- Bungkus dengan selembar dadar dengan cara cara melipat kedua sisi ke tengah lalu gulung. Lakukan hingga bahan habis.
- Sajikan dengan saus santan.
Untuk 24-30 Potong.
 Selama ini kalo bicara soal donat, variasi adonan yang paling sering dijumpai terutama di gerai-gerai pusat perbelanjaan biasanya adalah donat kentang alias potato donut. Minggu lalu, iseng-iseng lagi googling eh nemu resep donat pisang di blog-nya Mbak Dewi Anwar. Wah, penasaran banget nih..secara aku tuh termasuk penggemar banana cake.. Dalam imajinasi aku, pastinya donat ini bakal moist banget dengan harum pisang yang menggoda. Wuih, jadi gak sabar buat praktek. Kebetulan semua bahan ada di rumah, kecuali pisang ambon. So..setelah beli pisang, jadilah aku berkutat bikin donat pisang ini.. Hasilnya memang oke.. ada aroma pisang yang memikat, juga teksturnya yang moist dan empuk.. Resepnya aku modif dikit biar lebih cocok dengan selera aku aja. Dan untuk toppingnya, aku pake variasi chocolate coating, cheese dan cinnamon sugar. Thank you buat Mbak Dewi atas posting resepnya yang oke punya :-) Banana Donuts
( originally: Donat Pisang by Dewi Anwar, modified by me :p) Bahan: 100 gr tepung terigu protein sedang 400 gr tepung terigu protein tinggi 25 gr susu bubuk full cream 75 gr gula pasir 50 gr brown sugar 11 gr ragi instant 1 sdt vanili bubuk 1 sdt bread improver 100 ml air es 3 kuning telur 125 gr mentega 1/2 sdt garam 300 gr pisang ambon yang matang sekali, haluskan minyak padat untuk menggoreng
Variasi Topping: Gula donat + sedikit bubuk kayumanis untuk taburan butter cream + keju cheddar parut chocolate coating, tim hingga meleleh
Cara Membuat:
- Ayak terigu, tambahkan susu bubuk, masukan ragi instan dan bread improver, aduk rata. Masukkan gula pasir dan brown sugar.
- Tambahkan air dan telur sambil terus diaduk dan diuleni, sebaiknya air dimasukan sebagian demi sebagian agar adonan tidak terlalu lembek.
- Masukan pisang yang sudah dihaluskan, aduk rata, terakhir masukan mentega dan garam, uleni terus hingga kalis dan elastis. (Tandanya, ketika kita ambil sejumput adonan dan kita bentangkan dengan jari, maka adonan akan meregang elastis serta tercipta lapisan seperti selaput tipis, tidak langsung sobek).
- Diamkan adonan dalam wadah yang cukup besar di tempat yang hangat sambik ditutup dengan serbet lembab selama kurang lebih 30-45 menit sampai mengembang.
- Kempiskan dengan cara meninju-ninjunya sampai kempis semua. Bagi-bagi adonan dan timbang masing-masing seberat 30 gr untuk tiap-tiap donat, lalu bulatkan.
- Bentuk, dan lubangi tengahnya, atur dalam wadah datar yang sudah ditaburi terigu agar tidak lengket, sesuai dengan urutannya.
- Diamkan kembali selama 15-20 menit sampai mengembang lagi, lalu goreng dimulai dengan urutan yang pertama dibentuk. Goreng dalam minyak padat dengan api sedang. Tiriskan, dinginkan di atas rak kawat, siap untuk diberi topping. Hidangkan.
Untuk lebih mantapnya, simak tips-tips untuk membuat donat di sini
 Siomay adalah penganan yang banyak disukai oleh tua dan muda. Biasa dinikmati sebagai makanan selingan atau camilan yang cukup mengenyangkan. Secara umum, jenis siomay bisa dibagi menjadi 2 macam gaya. Yang satu biasa disajikan dengan sambal kacang seperti yang banyak dijual oleh penjaja siomay keliling bersepeda (biasanya dibuat dari ikan tenggiri). Satunya lagi biasa dimakan dengan saus cabe seperti yang terdapat di resto-resto yang menyajikan hidangan dim sum, seperti resep di bawah ini. Siomay YummyBahan siomay:35 lembar kulit siomay/kulit pangsit250 gr daging cincang (ayam/babi), yang mengandung lemak250 gr udang segar, cincang4 buah jamur hioko, rendam dalam air panas hingga lunak, peras, potong dadu kecil 100 gr bengkoang/water chestnut/rebung, potong dadu kecil2 batang daun bawang, iris2 siung bawang putih, cincang halus1 butir telur3 sdm tepung sagu tani, dilarutkan dengan 75 ml airPilihan topping:1 buah wortel , kupas, parut, ataukuning telur asin yang sudah dihancurkanBumbu:1 sdm minyak wijen1 sdm cooking wine/ang ciu1 sdm saus tiram1 sdm gula pasir1/2 sdt chicken powder1 sdm kecap ikangaram dan merica secukupnyaSaus cabe bawang putih:8 buah cabe merah keriting8 buah cabe rawit merah2 siung bawang putih5 sdm saus cabai botolan siap pakai200 ml air1 sdt gula pasir1/2 sdt garam1 sdm cukaCara membuat:- Panaskan dandang. Olesi dasarnya dengan minyak agar siomay tidak lengket.
- Sambil menunggu air dalam dandang mendidih, campur semua bahan siomay beserta bumbunya dalam satu wadah. Aduk dan uleni adonan hingga tercampur dengan merata. Untuk tes rasa, ambil setengah sendok teh adonan, tumis dengan sedikit minyak dan cicipi rasanya apakah sudah pas/belum.
- Bila sudah pas rasanya, taruh kurang lebih 2 sendok teh adonan siomay di tiap lembar kulit siomay/kulit pangsit. Dengan satu telapak tangan, buat gerakan seperti seakan menggenggam sampai isi siomay dalam kulit pangsit agak terdorong keluar. Namun jangan terlalu menekan agar adonan dalam kulit pangsit tidak luber. Hias tiap siomay dengan kuning telur asin atau wortel parut. Kukus selama 20 - 25 menit hingga matang.
- Matikan api. Angkat dan sajikan di atas piring, siap dihidangkan bersama saus cabe bawang putih.
- Saus: Rebus cabe merah keriting, cabe rawit merah dan bawang putih hingga layu. Angkat, blender bersama air matang, saus cabe botolan, garam dan gula pasir. Masak kembali dengan api kecil selama kurang lebih 5 menit hingga mendidih. Matikan api. Angkat, tuang ke wadah dan diamkan hingga agak dingin. Tambahkan cuka dan aduk hingga rata. Siap disajikan.
Untuk 35 buah. Note: - Bila suka dengan tobiko atau telur ikan terbang, bisa ditambahkan di atas siomay yang sudah matang sebagai variasi topping. Rasanya akan lebih istimewa dan lebih gurih.
- Jangan takut kulit siomay yang membalut isinya terlihat kering akibat terlalu lama terekspos udara. Cukup semprot/perciki dengan air matang di permukaan kulitnya untuk menjaganya tetap lembab menjelang dikukus.
Poffertjes adalah salah satu warisan snack tempo doeloe yang banyak dipengaruhi oleh budaya Belanda. Sekilas mirip kue cubit, hanya saja poffertjes menggunakan ragi dan biasanya dihidangkan cukup dengan taburan gula bubuk saja. Enak dimakan hangat-hangat, sebagai teman minum teh atau kopi. PoffertjesBahan:  250gr terigu serbaguna 1 sdt ragi instant 1/2 sdt garam 75 gr gula pasir halus 2 btr telur, kocok lepas 400ml susu cair hangat 1 sdt vanili bubuk 75gr mentega, lelehkan Olesan: 50 gr mentega, biarkan di suhu ruang agar lunak Variasi Isi: Kismis atau pisang yang dipotong dadu kecil secukupnya bila suka margarine untuk olesan secukupnya. Variasi Topping: - Gula bubuk + 1/4 sdt kayu manis bubuk, ayak
- Keju parut + Meises + Susu Kental Manis
- Madu
- dll
Cara Membuat: - Campur terigu, ragi instant, garam, vanilla dan gula pasir halus. Aduk hingga rata. Buat lubang ditengahnya, masukkan telur kocok ke dalam lubang, aduk searah jarum jam sambil tuangi susu hangat sedikit demi sedikit. Setelah adonan licin, diamkan kurang lebih 30-45 menit dalam ruangan yang hangat. Setelah itu baru masukkan mentega leleh.
 - Panaskan cetakan poffertjes, olesi mentega, tuang adonan hingga hampir penuh, masak selama kurang lebih 3 menit dengan api kecil sambil ditutup. Angkat perlahan.
- Tuang adonan lagi kedalam cetakan, masak hingga 1/2 matang dan bagian atas masih basah, taruh bagian poffertjes yg sudah matang tadi diatasnya telungkup, sehingga nantinya akan didapat poffertjes yang berbentuk bulat. Teruskan memanggang hingga matang.
- Note: Bila memakai isian, maka isi ditaruh pada saat sebelum ditambahkan bagian poffertjes yang sudah matang (di atas adonan ke-2).
- Angkat, segera olesi kue dengan mentega selagi panas, tunggu hangat sebentar lalu taburi dengan topping pilihan.
Untuk 30 potong.
| |