Sulis' posts with tag: noodles
 Malang itu memang salah satu gudangnya aneka makanan2 enak. Sebut aja mulai dari Bakwan Malang, Cwie Mie, Bakso Bakar, Angsle..dan sungguh masih banyak lagi.. Nah, salah satunya yang paling bikin aku kepincut ya itu.. si Bakwan Malang. Masih lekat dalam ingatan dulu waktu kecil seneng banget jajan makanan satu ini. Dulu emang ada pedagang bakwan malang keliling naik sepeda yang enak banget.. Kalo sekarang sih udah gak berani deh beli yang lewat depan rumah.. Abis seringnya tuh bakso cuma berasa sagunya aja. Kemarin2 ini lagi iseng 2 buka buku resep, ada 1 buku resep yang udah aku beli cukup lama yaitu Seri Masak Femina PRIMARASA Hidangan Nusantara Populer Jajanan Jawa Timur. Di situ ada resep bakwan malang yang udah berhasil bikin aku semangat pengen bikin. Kebetulan kan kemaren ini papiku sempet beli bakso sapi polos dan urat pas lagi ke Bandung minggu lalu. Juga masih ada stok tulang kaki /dengkul sapi di freezer..Yo wis.. bikin ini aja deh.. enak dimakan panas2.. cuma berhubung perut masih belum beres, terpaksa gak boleh pedes2 dulu deh.. hehehe. Resep di bawah ini selain aku ambil dari buku resep di atas juga udah aku modif sedikit dari beberapa resep hasil googling. Bakwan Malang
Bahan: - 6 buah tahu @ 6x6 cm
- 18 lembar kulit pangsit
- Minyak goreng
- 12 butir bakso sapi polos
- 12 butir bakso sapi urat
Pelengkap: - 200 gr mie basah, cuci, seduh air panas, tiriskan (aku sih pake mie telur kering aja)
- Bawang goreng
- 4 sdm Seledri cincang
- 2 batang daun bawang, iris halus
- Kecap manis
- Saos sambal
Adonan isi, campur jadi satu: - 250 gr daging sapi, giling halus
- 50 gr tepung kanji/tapioka
- 1/4 sdt baking powder
- 1/4 sdt baking soda
- 1 putih telur
- 2 sdt minyak goreng
- 3 siung bawang putih, goreng dan haluskan bersama merica, garam dan gula pasir secukupnya
Kuah: - 3 liter air
- 1000 gr tulang kaki sapi/bagian lutut
- 8 siung bawang putih, haluskan dengan merica, garam dan gula pasir secukupnya
- 1 sdt kaldu bubuk sapi, optional
Cara Membuat: - Potong diagonal tahu , lalu kerat bagian tengahnya. Isi dengan sebagian bahan isi, hingga penuh, ratakan, kukus selama kurang lebih setengah jam hingga matang, angkat, sisihkan. Tahu bisa juga digoreng setelah dikukus.
- Siapkan 6 lembar kulit pangsit, isi tiap lembarnya dengan dengan 2 sdt adonan, rebus, sisihkan.(bisa juga sekalian dikukus bersama tahunya sih).
- Sekalian, bakso2 sapi siap pakai juga dikukus bersama dengan tahu.
- Sisa kulit pangsit masing2 diisi dengan 1 sdt adonan, goreng di dalam minyak panas di atas api sedang hingga matang dan kecokelatan, angkat, tiriskan.
- Kuah: Rebus tulang sapi dalam air mendidih selama kurang lebih 3-4 jam dengan api kecil/sedang. Tambahkan airnya bila diperlukan. Tumis bumbu halus, masukkan ke dalam kuah.
- Penyajian: Taruh mie dalam mangkuk saji, tambahkan tahu isi, bakso sapi, bakso urat, dan pangsit goreng. Siram dengan kuah panas2. Taburi dengan bawang goreng, seledri cincang dan daun bawang. Hidangkan selagi panas dengan saos sambal.
Untuk 6 porsi.
 Kemarin ini ada temen kantor yang ngasih aku mie telur keriting mentah cukup banyak. Bosan dengan olahan yang biasa, aku kepikiran buat bikin yang agak beda aja untuk toppingnya. Teringat sama postingan " Chicken Katsudon"-nya Mindy a.k.a Mindoel, pikir2 kayaknya enak juga nih kalo topping mienya terdiri dari Chicken Katsu dengan sausnya. Untuk sausnya, biar lebih unik dan spesial aku menambahkan irisan jamur shiitake dalam sausnya. Chicken Katsu Style Noodle Bahan Chicken Katsu: -
1 buah (260 gr) dada ayam fillet, potong 2 bagian, agak dipukul2 dengan hingga agak melebar -
3/4 sdt garam -
1/4 sdt merica bubuk -
1/2 sdt air jeruk lemon -
4 sdm tepung terigu -
tepung panko/breadcrumbs secukupnya -
2 butir telur, kocok lepas -
minyak untuk menggoreng Mushroom Katsu Sauce: -
8 buah jamur shitake segar, iris-iris (bisa diganti dengan yang kering/hioko atau jamur champignon) -
1 sdm minyak untuk menumis -
250-300 ml kaldu ayam -
5 sdm saus tomat -
3 sdm worchestershire sauce -
3 sdm shoyu/kecap asin (ini sih kira-kira aja yah)
-
1 sdm rice vinegar -
½ sdt garlic powder -
1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air -
2 sdm Tabasco chili pepper sauce, optional (kalau suka pedas, bisa diganti saus sambal botolan) -
1 sdt merica hitam, gerus/tumbuk agak kasar -
2 sdm brown sugar (bisa diganti dengan gula pasir putih biasa) Bahan mie: -
400 gr mie keriting telur basah, siap pakai -
8 batang sawi hijau/caisim, bersihkan, potong2 -
air untuk merebus secukupnya Bumbu Mie (campur jadi satu): Cara Membuat: Chicken Katsu & Sausnya: -
Chicken Katsu: Lumuri dada ayam dengan garam, merica bubuk, dan air jeruk lemon. Diamkan 20 menit.Gulingkan di tepung terigu hingga permukaannya rata tertutup, celupkan dalam kocokan telur, lalu gulingkan ke dalam tepung panir. Biarkan menempel rata. Goreng sampai matang, tiriskan. Potong-potong, Sisihkan. -
Saus Katsu: Campuur kaldu, saus tomat, worchestershire sauce, shoyu/kecap asin, garlic powder, rice vinegar, larutan tepung maizena, brown sugar dan Tabasco. Panaskan 1 sdm minyak, tumis irisan jamur hingga layu. Tuang campuran saus tadi,aduk rata. Biarkan agak mendidih, tambahkan merica hitam, aduk, masak hingga kuah matang dan mengental. Angkat. Mie: Didihkan air, rebus mie keriting sampai cukup lunak (kurang lebih 1-2 menit), tiriskan. Rebus juga sawi hijau/caisim, tiriskan. Tuang ke dalam wadah berisi campuran bumbu mie. Aduk rata, Sisihkan. Penyajian : atur mi dan sawi dalam masing-masing mangkuk saji, tambahkan potongan chicken katsu, siram dengan sausnya. Sajikan panas bersama kuah dan bahan pelengkap. Untuk 4 Porsi *) untuk membuat minyak ayam bawang: 500 gr kulit ayam dan lemaknya, dipanaskan dengan api kecil di atas wajan. Tambahkan 4 siung bawang putih yang sudah digeprek. Panaskan hingga seluruh minyak keluar dari kulit dan lemak ayam. Goreng hingga mengering. Saring, minyak siap digunakan. Untuk menyimpan minyak ini, simpan dalam wadah botol kering yang ditutup rapat (bisa bertahan hingga sebulan). 
Beberapa waktu yang lalu ada yang request resep Ramen. Jujur, aku sih belum pernah bikin ramen sendiri from scratch.. palingan bikin yang instant aja.. hehehehe. Agak menarik juga sih sepertinya kalo bikin sendiri.. jadi merasa agak 'tertantang' juga.. Well, jadilah nyari sana-sini resep ramen. Ramen adalah masakan mie berkuah khas Jepang yang sangat populer tidak hanya di Jepang tapi juga hampir di seluruh belahan dunia. Sebenernya sih kalo dipikir2 kita juga punya 'ramen'.. macam Indomie dkk itu kan bisa dibilang ramennya Indonesia. Hehehe. Kunci utama dalam memasak ramen yang enak terletak pada kaldunya. Di Jepang sendiri, ada 4 macam kuah ( soup base) yang sudah baku. Yaitu: kuah Shio ( bening, berbumbu garam, paling tradisional), kuah Miso ( pekat dengan bumbu Miso Paste), kuah Shoyu ( agak pekat, berbumbu shoyu alias kecap asin Jepang), dan kuah Tonkotsu ( agak putih pekat, menggunakan tulang babi yang dihancurkan). Macam toppingnya sendiri sangat beraneka ragam. Semua tentang ramen bisa dilihat di sini. Saking banyaknya, bingung banget mau bikin ramen yang model apa. Pilihan awal antara mau bikin yang soup base-nya Miso (kebetulan masih ada sisa Miso Paste di kulkas) dengan yang Shoyu. Berhubung Pepet gak suka Miso, akhirnya aku bikin yang Shoyu aja. Isiannya mah, tergantung selera aja lah. Gak baku-baku banget. Begitu juga dengan kuahnya, gak mutlak sama persis dengan original nya. Yang penting puas bikin sendiri.. hehehe My Kind Of RamenBahan: - 1 kg tulang ayam (untuk 1,5 liter kaldu)
- 250 gr daging sukiyaki atau pork slices
- 1 batang daun bawang
- 1 ruas jahe, memarkan
- 5 siung bawang putih, cincang halus
- 2 liter air
- 4-5 sdm shoyu/soy sauce
- 5 sdm cooking sake, optional
- 1 sachet bubuk kaldu Ramen, optional (bisa diganti dengan kaldu ayam bubuk)
- garam dan merica secukupnya
- 1 sdm minyak wijen
- Ramen secukupnya (bisa diganti dengan mie telur kering biasa)
- Fushimi Naruto Maki secukupnya, iris serong (optional, bisa diganti dengan bakso ikan atau lainnya)
- Wortel secukupnya, iris bentuk korek api
- daun bawang, iris halus
- taoge, siangi
- telur ayam rebus, belah dua
- nori secukupnya
- enoki, optional (bisa diganti dengan jamur shiitake atau jamur lainnya)
- jagung manis pipil (golden sweet whole kernel corn)
- boleh ditambah sayuran atau isian lain tergantung selera.. misalnya rebung dipotong bentuk korek api atau aneka sayuran lain seperti horenso atau sawi
Cara Membuat: - Cuci bersih tulang ayam. Didihkan air, masukkan tulang ayam, jahe dan daun bawang. Masak dengan api kecil. Sendoki busa yang muncul di permukaan. Masak selama kurang lebih 1 jam. Saring, sisihkan.
- Di wajan, tumis bawang putih cincang. Masukkan daging sukiyaki atau pork slice. Aduk sampai berubah warna. Masukkan kaldu, tambahkan shoyu, sake, minyak wijen, dan kaldu bubuk, garam dan merica. Aduk rata. Tambahkan wortel, naruto maki/bakso dan jamur juga sayuran lainnya. Masak sebentar hingga cukup matang semuanya. Saring dan tiriskan, sisihkan.
- Sementara itu, dalam wadah lain, didihkan air secukupnya, rebus ramen hingga cukup lunak, tiriskan dan sisihkan.
- Penyajian: Taruh ramen dalam mangkok. Tuang dengan kuah kaldu dan atur aneka isian dan topping di atasnya. Taburi dengan daun bawang dan nori. Sajikan selagi masih panas.
 | Pad Thai | Oct 12, '07 2:43 PM for everyone |
 I ni lagi pengen bikin sesuatu yang praktis tapi enak. Secara masih ada stok cumi dan udang di freezer, juga kemaren itu sempat beli Pad Thai sauce dan sisa rice noodle, akhirnya aku bikin Pad Thai aja buat makan malam. Masakan ala Thailand ini pas banget di lidahku yang emang doyan yang agak2 asam-asin-pedas. Seger dan seru banget makannya. hehehe. Pad Thai
Bahan:- 400 gram mie kering khusus pad thai (rice stick/ rice noodle)
- 5 sdm minyak goreng untuk menumis
- 6 siung bawang putih, cincang halus
- 5 butir bawang merah, cincang halus
- 2 sdm ebi, rendam air panas, tiriskan, cincang
- 200 gram udang jerbung, kupas dan bersihkan, belah punggungnya, sisihkan
- 200 gr cumi2, bersihkan, kerat-kerat, potong-potong 3x3 cm'
- 250 gram tahu putih (pilih yang benar2 'firm', jangan yang soft/mudah hancur), potong dadu atau bentuk korek api, lumuri dengan 3 sdm kecap manis, sisihkan
- 200 gram taoge besar, siangi
- 2 sdm Pad Thai Sauce (bisa diganti dengan air campuran asam 2 kali lebih banyak)
- kecap ikan/fish sauce (nam pla) secukupnya
- garam secukupnya
- 25 batang kucai, potong-potong 5 cm
- 2 butir telur, kocok lepas
- *kalo suka bisa ditambahkan aneka daging seperti ayam/sapi/babi cincang atau bakso
Air Asam, campur jadi satu:- 1 sdm asam jawa, rendam dalam 5 sdm air panas, remas-remas lalu saring, sisihkan
- 2 sdm gula pasir
Pelengkap:- Irisan jeruk nipis
- Kacang goreng, tumbuk kasar
- Cabe bubuk kasar
- Daun ketumbar
Cara Membuat:- Rendam rice noodle dalam air hangat sampai lunak, tiriskan. Sisihkan.
- Panaskan minyak lalu tumis bawang putih serta bawang merah sampai harum. Tambahkan ebi cincang, aduk rata, masak hingga harum.
- Masukkan cumi, udang, dan aneka daging/bakso, masak sampai berubah warna.
- Tambahkan tahu dan rice noodle. Aduk rata.
- Masukkan Pad Thai Sauce, Fish Sauce, garam dan campuran air asam, aduk sampai seluruhnya rata.
- Masukkan telor yang sudah dikocok, aduk rata. Tambahkan taoge dan kucai. Aduk sebentar, angkat dari api.
- Hidangkan dengan pelengkap.
Untuk 4 porsi
Udah lama juga sejak terakhir kali masak tom yam.. secara aku tuh doyan bangeettt sama yang asem2 pedas (ngidam mulu, anak gak lahir2.. hahaha). Maka dalam rangka 'memberdayakan' cumi2 dan udang yang masih tersisa, maka untuk makan malam hari ini, aku pun memutuskan untuk dimasak ala tom yam kesukaanku. Biar lebih lengkap, sekalian aku menambahkan beberapa jenis seafood lain. Mantapp banget deh.. apalagi dimakan masih panas2.. uh, seger banget rasanya.. (Untungnya di rumah yang doyan seafood cuma aku sama Edo jadi gak terlalu rebutan deh.. hihihi)Seafood Soup A La Tom Yam With NoodlesBahan: - 2 Tulang dada/paha ayam
- 500 gr udang ukuran besar atau sedang, kupas, sisakan ekornya, bersihkan dari kotoran, belah bagian punggungnya.
- 200 - 300 gr kulit dan kepala udang (sisa mengupas udang)
- 1 ekor cumi2 ukuran sedang, bersihkan, kerat2 potong melintang 2 cm
- 150 gr fillet ikan kakap putih, potong kotak-kotak
- 300 gr kerang hijau, bersihkan/sikat cangkangnya dengan seksama, rebus selama 10 menit, tiriskan, sisihkan
- 8 buah crab stick atau crab claw
- 2,5 liter air
- 8 lembar daun jeruk, robek-robek
- 3 buah akar daun ketumbar, cincang kasar
- 4 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
- 10 sdm Fish Sauce/ Nam Pla
- 2 buah jeruk nipis, ambil airnya
- 2 batang daun ketumbar, rajang kasar
- 2 sdm chili paste Thailand (Nam Prik Pow)
- 3 sdm tom yam paste
- 10 buah cabai rawit, buang tangkainya, biarkan utuh (atau bisa juga dirajang bila ingin lebih pedas)
- 100 g jamur merang besar, belah dua
- garam dan gula pasir secukupnya
Pelengkap:
- Mie lebar kering Thailand (aku pakai produk Wai-Wai yang tersedia dalam beberapa ukuran kelebaran)
- daun ketumbar
- perasan jeruk nipis tambahan jika suka
Cara Membuat:
- Beri perasan jeruk nipis pada udang, cumi, fillet ikan kakap dan kerang hijau. Sisihkan.
- Rebus tulang dada ayam hingga menjadi kaldu, angkat tulang. Sisihkan.
- Panaskan wajan/panci hingga berasap, masukkan kulit dan kepala udang. Aduk hingga berubah warna. Masukkan kaldu ayam, daun jeruk, akar ketumbar, sereh, dan lengkuas. Masak di atas api kecil sampai mendidih dan harum. Saring kuah lalu jerang lagi di atas api.
- Masukkan chili paste dan tom yam paste. Aduk rata. Tambahkan juga fish sauce dan cabe rawit. Masak hingga agak mendidih. Lalu masukkan aneka seafood dan perasan jeruk nipis. Juga tambahkan garam dan gula pasir secukupnya. Masak sampai bahan matang. Angkat. Hidangkan dengan mie ditaburi daun ketumbar.
Untuk 8 porsiTips: Aku suka citarasa tom yam yang agak pekat.. bila anda juga, jangan ragu untuk menambah chili paste/tom yam paste. Tetapi tentunya sesuaikan dengan penambahan garam. Bila menginginkan citarasa udang yang lebih menonjol, blender halus kepala udang yang telah direbus, masukkan kembali ke dalam kaldu udang. Masak hingga cukup mendidih, saring, dan siap untuk dimasak lebih lanjut.
 Masih soal mie.... Sebenarnya udah cukup lama penasaran pengen sekali-kali nyoba bikin Mie Kocok ala Bandung.. Salah satunya gara-gara dulu pas kadang lagi ngobrol sama si Hilman, dia suka ngomongin soal makanan favoritnya ini. Dia pernah nanya, di mana tempat yang jual mie kocok ala Bandung di Jakarta yang enak.. Cari-cari tahu di internet, ternyata gak terlalu banyak tempat yang menyajikan makanan khas Bandung ini. Karena agak 'langka' itulah, maka terbersit untuk sewaktu-waktu mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah. Secara papiku juga penggemar kikil sapi, bahan utama Mie Kocok. Berbekal resep mie kocok dari Mbak Esther (terima kasih yah mbak :-) ) dan beberapa referensi dari buku resep ataupun internet, akhirnya aku memberanikan diri membuatnya.. Resepnya terbilang mudah dan bahannya pun cukup ringkas. Aku hanya menambahkan iga dan bakso sapi, seperti yang dilakukan Mbak Esther. Jadi lebih lengkap dan mantaffff. Ah, kesampaian juga nih akhirnya :p. (Btw Man, nikmatin gambarnya dulu aja yah..hihihi) Bahan: - 1/2 kikil atau kaki sapi, rebus dengan air secukupnya bersama 5 lembar daun salam sampai empuk, buang airnya, potong kotak-kotak kecil
- 150 gr daging shank + 4 buah (± 300 gr) tulang iga yang berdaging (kurangi bagian yang berlemaknya) ---> rebus hingga lunak
- garam, gula pasir dan merica secukupnya
- 1/2 sdt kaldu bubuk rasa sapi, optional
Bahan Kuahnya: - 1500 cc kaldu hasil rebusan tulang iga dan daging
Haluskan: - 7 buah bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 4 buah kemiri
Pelengkap: - 200 gr mie telur kering (aku pakai yang gepeng), seduh/masak hingga cukup lunak, tiriskan, sisihkan
- 200 gr taoge, siangi
- 1 sdm daun bawang, iris halus
- 1 sdm seledri, iris halus
- 8 buah bakso sapi
- 4 sdm bawang goreng
- sambal cabai rawit
- jeruk nipis/limau untuk perasan
- kerupuk kulit/ceker ayam
Cara Membuat: - Didihkan kaldu. Sementara itu, tumis bumbu yang sudah dihaluskan. Masukkan ke dalam panci yang berisi kaldu. Tambahkan bakso sapi, dan bumbu2.
- Seduh taoge sebentar, tiriskan,
- Bagi mie menjadi ± 4 bagian, atur dalam mangkuk saji. Tambahkan potongan kikil, daging dan tulang iga. Siram dengan kuah panas beserta bakso sapinya. Taburi dengan daun bawang, seledri, bawang goreng dan sambal cabai rawit. Beri jeruk nipis/limau jika suka. Sajikan segera selagi panas.
Untuk 4 porsi.
 Dulu gak jauh dari depan gang rumah ada warung tenda yang menyajikan masakan Mie Aceh, yang pemiliknya adalah orang Aceh keturunan Bangladesh dan baru berjualan saat sore hari. Rasa mienya cukup mantap dengan bumbu yang pekat. Enak dimakan ketika baru matang, terutama kalo cuaca lagi dingin-dingin habis hujan.. hmmm, slurrrp. Sayang sekali, sudah beberapa bulan belakangan ini warung tenda itu sudah tidak buka lagi. Katanya sih mereka lagi pulang kampung buat ngurus warisan.. Anyway, bermula dari rasa penasaran Pepy tentang Mie Kepiting Aceh setelah membaca review RM. Aceh Cut Meutia beberapa waktu lalu, akhirnya akupun tergelitik untuk cari tahu tentang resepnya. Cari-cari sana-sini gak nemu resep yang bener-bener spesifik mie kepiting ala Aceh. Jadi, 'berbekal' ingatan mencicipi rasa mie Aceh waktu makan di RM Cut Meutia yang memang disajikan berikut seekor kepiting, akhirnya aku membuat semacam modifikasi resep dari beberapa resep yang aku miliki juga dari hasil browsing.. Kebetulan, temanku Sefa juga pernah memuat resep Mie Aceh yang kurang lebih memang bahan dan bumbunya hampir mirip dengan beberapa yang sudah aku miliki (thanks ya, Fa..). So, kemarin malam, aku mencoba untuk membuat mie kepiting ala Aceh ini, tentunya dengan beberapa modifikasi yang disesuaikan dengan taste-ku juga hasil kira-kira aja.. hehehe. Tapi hasilnya ternyata lumayan mantap juga.. hampir mirip dengan mie Aceh yang selama ini aku makan.. (cuma ternyata aku lupa nambahin ketumbar tuh.. hihihi). Bahkan kali ini isinya jauh lebih lengkap. Ada daging sapi, kepiting, cumi, udang, dan urat sapi (kebetulan lagi ada stock untuk eksperimen Mie Kocok Bandung). Malah pake tambahan telor segala sesuai request dari si Pepet. Makanya namanya jadi Super Spesial.. hihihi. Mie Kepiting Aceh Super Spesial BAHAN:
- 500 gr mi kuning basah
- 150 gr daging sapi + 100 gr urat sapi (optional), rebus dengan 700 ml air hingga lunak, sisihkan kaldunya (ukur kurang lebih sebanyak 500 ml)
- 150 gr udang, kupas, sisakan ekornya, kerat bagian punggungnya, bersihkan. (bagian kepalanya dibuat kaldu dengan air sebanyak 300 ml air, saring, dan ukur kaldunya sebanyak 200 ml)
- 1 ekor cumi ukuran sedang, bersihkan, potong melintang 1 cm
- 1 ekor kepiting, bersihkan, kukus selama 25 menit
- 8 bh bawang merah, iris halus
- 3 siung bawang putih, iris halus
- 100 gr taoge
- 100 gr kol, iris kasar
- 2 butir telur, kocok lepas (optional)
- 1 sdt cabai bubuk
- 1 sdt kari bubuk
- 2 sdm kecap manis
- 1 bh tomat potong-potong
- 2 btg daun seledri, iris halus
- 1 btg daun bawang, iris halus
- garam, merica dan gula pasir secukupnya
- 3-4 sdm minyak goreng
BUMBU HALUS:
- 6 bh cabai merah
- 5 buah cabai rawit
- 8 bh bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 4 cm kunyit
- 5 bh kapulaga
- 1/2 sdt jintan, sangrai
- 1/2 sdt adas manis,sangrai
- 1 sdt ketumbar, sangrai
- garam secukupnya
PELENGKAP:
- emping goreng dan bawang goreng
- Acar ketimun bawang dan wortel
- jeruk nipis
CARA MEMBUAT: - Tumis bawang putih dan bawang merah sampai kuning, tambahkan bumbu halus, tumis terus hingga harum dan matang, masukkan daging, urat, udang dan cumi sambil diaduk hingga berubah warna.
- Tambahkan kaldu sapi dan udang, tutup wajan, biarkan mendidih.
- Masukkan kepiting beserta sarinya, mie, seledri, daun bawang, dan telur kocok. Tambahkan kecap manis, cabai bubuk, kari bubuk. tomat, taoge, kol, garam, gula pasir dan merica aduk hingga layu dan bumbu meresap.
- Angkat, sajikan dengan pelengkap.
 Untuk 4 orang.
PS: Maaf kalo postingannya ganggu yang lagi berpuasa :-p
| |