Sulis' posts with tag: korean

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag korean
Blog EntryMFM #16: Extra-Ordinary SamgyetangJun 24, '08 9:54 PM
for everyone

Ajang MFM #16 yang dikomandoi oleh Vin kali ini bertemakan Soup. Bisa dibilang hidangan sup yang acapkali dijadikan sebagai hidangan pembuka adalah favorit aku. Aku penggemar berat aneka macam sup. Sup itu buat aku gak cuma hidangan pembuka aja/pelengkap. Bahkan seringkali sup juga sebagai hidangan utama. Karena tema ini pula aku lebih bersemangat untuk mengumpulkannya sedikit lebih awal daripada sebelum2nya yang memang seringkali mefet fet fet.. hehehehe. Kebetulan aja beberapa hari lalu badan serasa kurang enak. Gejala flu rupanya. Kepala rasanya melayang-layang, belum lagi hidung tersumbat dan tenggorokan yang sakit. Rasanya gak enak banget. Kalau udah kayak gitu, hidangan yang paling nyaman tentunya adalah hidangan berkuah panas seperti sup. Ngepas juga nih dengan tema MFM kali ini. Jadi sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui bukan? Bikin sup biar badan lebih terasa enakan sekaligus juga dikumpulin buat PR. Hihihi..

Cuma namanya juga orang 'iseng' kayak aku, yang kalo sakit justru malah suka sok2an mau bikin ini itu. Jadi pengennya memang bikin sup yang lain dari biasanya. Akhirnya kepikiran buat mencoba sup ginseng ala Korea yang terkenal dengan sebutan Samgyetang. Sup ini diimasak dengan menggunakan akar ginseng yang sudah dipercaya selama berabad-abad mempunyai khasiat yang sangat positif bagi kesehatan tubuh. Yang membuatnya unik adalah sup ini menggunakan ayam muda utuh yang diisi dengan beras ketan dan direbus bersama ginseng dan bawang putih dalam jumlah yang cukup banyak. Membayangkannya aja udah berasa sehat duluan. Hehehehe. Maka, jadilah aku membuat Samgyetang ini. Tapi sekali lagi, bukan sekedar Samgyetang biasa. Karena saat aku googling, aku menemukan satu resep Samgyetang yang punya nilai ++ di salah satu situs favorit aku untuk aneka hidangan Korea yaitu: MyEpikorean. Cathy, sang pemilik situs, mempersembahkan resep Super Natural Samgyetang yang memang benar2 luar biasa karena selain menggunakan ginseng pastinya, ia juga menggunakan tambahan aneka herbal khas Asia yang banyak digunakan pada masakan Chinese/Korea seperti Jujuba Dates (Chinese Red Dates), Goji Berries (Gou Qi Zi) dan Ginkgo Nuts. Masing-mempunyai khasiat yang dipercaya sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, terutama untuk menambah/mengembalikan energi, melancarkan peredaran darah dan juga meredakan gejala batuk/asma. Proses memasaknya pun gak tanggung2, untuk merebus herbalnya saja membutuhkan waktu 10 jam! Benar2 tantangan nih.. Hehehe.. So, dengan tekad bulat aku mencoba untuk mempraktekkan resep ini dan mengadakan beberapa adaptasi untuk disesuaikan dengan kondisi dan peralatan dapurku. Jadilah Extra-Ordinary Samgyetang yang sluurrrpp rasanya.

Extra-Ordinary Samgyetang

(Korean Chicken Ginseng Soup)
adaptasi dari sumber resep: Super Natural Samgyetang (www.myepikorean.com) dan Seri Masak Femina Primarasa Hidangan Asia Populer: Masakan Korea dan Vietnam

Bahan kaldu herbal:

  • 3 liter air
  • 15 buah jujube dates
  • 3 buah akar ginseng utuh segar (atau gunakan 2 buah akar ginseng kering berumur > 5 tahun)
  1. Rebus semua bahan dengan slow cooker atau api yang benar-benar kecil selama kurang lebih 10 jam. Tutup panci selama merebus. Saring, sisihkan.

Bahan Isian:

  • 1 ekor (sekitar 1,5 kg) ayam muda utuh (bila ayamnya kecil bisa gunakan 2 ekor)
  • 150 gr beras ketan, cuci bersih
  • 6 siung bawang putih
  • 1 sdt biji wijen putih yang sudah disangrai
  • 1 sdt black pepper, gerus kasar
  • 1/2 sdt garam

Cara Membuat:

  1. Rendam beras ketan selama 1-2 jam, tiriskan, sisihkan
  2. Bersihkan seluruh rongga bagian ayam
  3. Masukkan bawang putih utuh ke dalam rongga ayam
  4. Lumuri bagian dalamnya dengan sedikit garam.
  5. Campur beras, goji berries, sedikit garam, black pepper dan bji wijen. Masukkan ke dalam ayam.
  6. Jahit/tutup rongga ayam dengan benang atau menggunakan lidi. Ikat ujung paha2nya menjadi satu.


Penyelesaian:

Bahan:

  • Kaldu herbal yang sudah disiapkan
  • Ayam yang sudah diisi
  • 10 buah chestnut yang sudah dikupas
  • 2 cm jahe, memarkan
  • garam dan merica secukupnya
  • 1 bonggol bawang putih, biarkan utuh tanpa dikupas
  • 1 batang daun bawang, cincang kasar

Cara Membuat:

  1. Rebus semua bahan tersebut hingga mendidih lalu masak terus dengan slow cooker atau api kecil selama kurang lebih 6 jam. Taburi dengan daun bawang. Sajikan panas-panas.

 

extra-ordinarysamgyetang

Blog EntryMFM #5: Kimchi ManduJul 28, '07 10:51 AM
for everyone
Setelah ketinggalan ikutan edisi-edisi MFM (Monthly Foodie Multipliers) sebelumnya, akhirnya bisa juga berkesempatan ikutan MFM yang sudah memasuki kali ke-5 yang berlangsung dari 15 Juni 2007 - 31 Juli 2007. Kali ini yang menjadi host-nya adalah Mami Stella. Dan tema untuk MFM #5 ini adalah DUMPLING. Terus terang sih, agak-agak bingung juga.. secara dumpling itu kok kayaknya sounds kinda 'sophisticated'. Padahal sih, kalo memang baca definisinya ternyata dumpling itu sangat luas cakupannya. Bahkan bisa dibilang, segala penganan yang di'bungkus' kulit bisa dikategorikan dalam dumpling.

So, berbekal sedikit nekad campur bingung.., aku mulai mengira-ngira akan membuat apa untuk meramaikan MFM #5 ini. Ide pertama aku berencana bikin semacam Deep Fried Bean Curd Roll yang diisi udang, jamur hioko, water chestnut dan daun ketumbar. Cuma akhirnya aku urungkan niat itu karena kayaknya udah umum banget.. Terinspirasi dari satu serial Korea yang pernah aku tonton belum lama ini, aku jadi teringat satu penganan dari Negeri Ginseng tersebut yang aku yakin benar itu termasuk kategori dumpling. Namanya Mandu, sejenis dumpling khas Korea, yang mirip banget sama Gyoza/Kuo Tie.

Untuk membuatnya, dibutuhkan ekstra tenaga dan kesabaran. Mengapa? Karena untuk isian Mandu, bahan-bahan sayuran yang mengandung air harus diperas semaksimal mungkin sehingga tidak berair lagi. Untuk itu, sebaiknya jangan memeras langsung sekaligus banyak. Setahap demi setahap saja agar tidak terlalu menguras tenaga, juga agar keringnya maksimal.

Yang khas dari Kimchi Mandu ini tentu saja penggunaan Kimchi yang merupakan makanan tradisional Korea dan penampakannya sekilas mirip dengan asinan sayuran Bogor, hanya jauh lebih pekat. Kimchi umumnya dibuat dari sayuran sawi putih dan lobak yang difermentasikan dengan cara mencuci sayuran yang sudah digarami dan membumbuinya dengan bahan-bahan seperti udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah. Di Korea sendiri, kimchi selalu dihidangkan di waktu makan dengan hampir semua masakan. Kimchi juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (kimchi bokkeumbap) dan berbagai masakan lain. Memiliki ciri khas aroma yang keras, tajam, dan menyengat (http://id.wikipedia.org).

Tanpa berpanjang lebar lagi, inilah Kimchi Mandu...(aku buat 2 versi, yang dikukus saja sama yang digoreng). Rasanya? Hmm...Mashinun.. (Delicious)

Kimchi Mandu  

Bahan Kulit:
  • 2-3 cup terigu serbaguna, ayak
  • 1-1,5 cup air panas/hangat
  • 1/2 sdt garam
  • (bila ingin lebih praktis, gunakan kulit gyoza siap pakai yang bisa ditemukan di supermarket besar.. siapkan sekitar kurang lebih 45-50 lembar)

Bahan Isi:

  • 200 gr daging babi/sapi/ayam gilling
  • 150 gr dried tofu/tahu biasa (tapi harus pilih tahu yang cukup padat, jangan gunakan tahu cina/sutera karena akan hancur saat diperas), cincang
  • 150 gr mung bean sprouts (taoge yang besar itu), seduh air panas, tiriskan, cincang halus
  • 200 gr kimchi, cincang halus
  • 1 butir telur
  • 1/2 butir bawang bombay, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 sdm wijen, sangrai
  • 2 batang daun bawang cung (yang kecil), iris halus
  • 2 sdm minyak wijen
  • 1 sdm rice wine, optional
  • garam, merica, gula pasir secukupnya
  • penyedap secukupnya, bila suka

Saus, aduk rata:
  • 3 sdm soy sauce/kecap asin
  • 2 sdm rice vinegar
  • 1 sdt minyak wijen
  • 1 sdt bawang putih yang dicincang halus
  • 1 sdt chilli powder/red pepper flakes

Cara Membuat:

  1. Kulit: Campur terigu dengan garam dalam satu wadah. Buat lubang di tengahnya. Tuang air hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk dan diuleni hingga kalis. Semakin lama akan semakin lentur adonannya. Bulatkan. Diamkan selama beberapa saat sebelum dibentuk. (tutup dengan serbet lembab agar permukaannya tidak kering).
  2. Isi: Sementara itu, peras cincangan kimchi, bawang bombay, taoge dan tahu dengan menggunakan serbet kering yang bersih. Peras sekeras mungkin hingga kandungan airnya habis. Tuang dalam wadah. Masukkan daging giling, tambahkan wijen, daun bawang, minyak wijen, telur, dan bumbu-bumbu (garam, merica, gula pasir atau penyedap) secukupnya. Aduk hingga semuanya menyatu dan rata. Diamkan kurang lebih 30 menit dalam lemari es hingga meresap. Sisihkan.
  3. Sementara itu juga, untuk membentuk kulitnya, taburkan sedikit tepung di atas meja secukupnya. Bagi adonan kulit menjadi bagian-bagian yang kurang lebih sama beratnya. Gilas adonan di atas meja bertepung (agar tidak lengket) dengan rolling pin mini membentuk lingkaran. Usahakan agar tidak terlalu tebal ataupun terlalu tipis. Lakukan hingga adonan habis. Sisihkan.
  4. Bentangkan lembaran kulit yang sudah jadi, beri isian secukupnya di bagian tengah (kurang lebih 1 sdt), lipat dua, rapatkan tepiannya hingga membentuk setengah lingkaran/model bulan sabit. Bisa juga divariasikan dengan membuat sedikit kerutan-kerutan di tepiannya. Lakukan hingga adonan/kulit habis. Sisihkan.
  5. Siapkan dandang yang sudah dipanaskan. Alasi dengan baking paper yang sudah dilubang-lubangi. Letakkan mandu-mandu yang sudah selesai dibentuk ke dalam kukusan yang sudah dialasi tersebut. Kukus selama 10-15 menit hingga matang. Sajikan dengan sausnya.


Variasi:

  • Selain dikukus saja, mandu juga bisa digoreng dengan sedikit minyak seperti membuat Gyoza/Kuo Tie. Caranya: Panaskan sedikit minyak (1 sdm) di wajan anti lengket, susun mandu (jangan terlalu penuh, sebagian demi sebagian saja). Masak dengan api kecil hingga bagian bawahnya menjadi cokelat. Siram dengan air panas/kaldu secukupnya (1/4 cup), tutup, dan biarkan hingga airnya habis. Sajikan.
  • Juga bisa untuk sup... Tinggal ditambahkan pada kuah kaldu kesukaan. Jadi deh namanya "Dduk Mandu Gook".

Tips:
Untuk menyimpan sisa mandu, simpan mandu yang telah matang dan sudah cukup dingin ke dalam air tight container, bekukan dalam freezer. Kapanpun ingin disajikan, tinggal dihangatkan kembali.

Untuk ± 45 buah.

Note: Resep diadaptasi dari beberapa sumber, antara lain di sini , di sini dan di sini.

 

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help