Sulis' posts with tag: kbb

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag kbb
Blog EntryKBB #6 Cheese BiscuitsJul 30, '08 8:28 PM
for everyone

Duh.. hampir aja kelewat lagi ga ikutan KBB alias Klub Berani Baking. Secara di KBB #5, aku sempat kelewatan gara2 pemberitahuan email resep yang sedianya akan dipraktekkan sepertinya masuk dalam bulk mail dan aku sendiri memang jarang buka milis KBB di yahoo. Karena ga mau kena 'semprot' lagi dan masih pengen eksis di KBB, maka saat periode KBB #6 sudah tiba, aku pun mulai ambil ancang2 untuk rajin2 nyatronin milisnya. Ternyata, untuk kali ini pun aku ga dapet email-nya. Huhuhu..

Anyway, tema KBB kali ini adalah Cheese Biscuits. Periode ke-6 kali ini di-host oleh Regina dan Swi. Pembuatannya sih relatif mudah karena tinggal campur2, aduk, dan bentuk trus dipanggang deh. Cuma kemaren ini sempet ada 'kecelakaan kecil' yaitu saat mau menambahkan cayenne pepper yang menjadi salah satu bahannya, ternyata tutupnya jatuh, sehingga bubuk cayenne peppernya pun langsung tumpah banyak ke dalam adonan. Mau gak mau disendokkin dulu untuk disingkirkan. Aku pikir dah cukup banyak yang dibuang, namun setelah jadi dipanggang, wah, pedes juga hasilnya. Hihihihi.. Tapi buat penggemar pedes kayak aku sih, cookies ini jadinya asik. Asal jangan banyak2 kali yah kalo ga mau sakit perut. Huehuehue.


Berikut adalah resepnya..

(aku modifikasi dikit aja dengan menambahkan peterseli cincang ke dalam adonan, dan biji wijen yang digunakan adalah wijen hitam. Jenis kejunya aku pakai Gouda)


Photobucket

KBB #6: Cheese Biscuits

Tingkat Kesulitan: Mudah.

English Version

Source: Vogue Australia: Wine and Food Cookbook.

Ingredients:

  • 225g grated mature cheese
  • 125g butter
  • 125g flour
  • cayenne pepper to taste
  • sesame seeds

Directions:
  1. With finger tips, mix together cheese, butter, flour and cayenne pepper until mixture forms a mass.
  2. Butter a biscuit tray. Make small balls of the dough. Roll some in sesame seeds and press on tray, placing them fairly far apart as they will spread while cooking. (We have pressed walnuts on some of the biscuits and, for a colour contrast, some chopped pistachio nuts).
  3. Bake biscuits in pre-heated oven 180C for 15 minutes. Store in an airtight container. Photobucket


    Bahasa Indonesia

    Sumber: Vogue Australia: Wine and Food Cookbook.


    Bahan:
    • 225g keju tua parut
    • 125g mentega
    • 125g tepung terigu
    • cayenne pepper
    • biji wijen

    Cara Membuat:

    1. Campur keju, mentega, tepung dan cayenne pepper bersama (remas) menggunakan ujung jari sampai tercampur rata dan adonan menyatu membentuk gumpalan.
      Siapkan loyang biskuit yang diolesi mentega. Bulatkan adonan kecil-kecil.
    2. Gulingkan beberapa bulatan ke biji wijen dan tekan-tekan di atas loyang dengan jarak yang agak lebar karena biskuit ini akan meleber saat dipanggang. (Kami—maksudnya tim dapurnya buku ini-- menaburkan walnut ke atas biskuit dan ditekan-tekan sedikit ke atas biskuit, dan untuk penambahan warna yang kontras, kami juga menambahkan pistachio cincang).
    3. Panggang biskuit dalam oven yang sudah dipanasi terlebih dahulu dengan suhu 180C selama 15 menit. Simpan di dalam wadah kedap udara.

    Photobucket

Blog EntryKBB #4: Chocolate Swirl MeringueMar 31, '08 1:22 PM
for everyone
Jujur aku mengumpulkan PR KBB#4 ini dengan hati berdebar2..secara bener2 mefeeetttt banget waktunya. Hehehehe.. *maaf banget udah membuat Yohana dan Susi yang udah menggawangi KBB kali ini harus menunggu lama untuk postinganku.. :p*. Kemaren2 ini pas weekend sebenernya udah berniat untuk sekalian bikin Chocolate Swirl Meringue yang menjadi tema KBB kali ini. Hanya saja karena satu dan lain hal, akhirnya tertunda. Mana kemarin ini sempat sakit pula..biasalah, masuk angin. Hehehe.. Alhasil baru hari ini aku sempat 'menunaikan' kewajiban mengumpulkan PR KBB. Hehehe. Pheeww... leganya :D

Anyway, cerita seputar pembuatan meringue sebenarnya sih biasa2 aja. Hanya memang aku bener2 gak ada gambaran sebelumnya karena terus terang, baru pertama ini aku membuat meringue. Jadi emang bener2 H2C alias Harap2 Cemas sih.. Hehehe. Untung saja proses awal pembuatan tidak mengalami kendala yang terlalu berarti. Yang agak aku khawatrikan hanyalah pada saat proses pemanggangannya karena aku takut hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Memang sih, waktu panggang memerlukan lebih lama dari yang tertulis di resep. Aku harus melebihkan waktu sekitar 20 menit ekstra untuk memastikan bahwa meringue benar2 sudah matang.

Yang bikin aku bingung lagi adalah untuk penyajiannya. Kira2 apa yang bakal membuat meringue ini tampak menarik dan lain dari yang lain. Kalo misalnya disajikan dengan buah mirip Pavlova nampaknya sudah umum. Akhirnya setelah liat2 isi lemari es, aku ingat kemarin ini masih ada sisa black cherries. So, aku dapet ide untuk membuat meringue ala Black Forest. Lapisan pertama aku beri chocolate ganache, sedangkan lapisan keduanya aku beri whipped cream kocok dan taburan black cherries. Atasnya kembali ditutup dengan whipped cream dan maraschino cherries serta cokelat parut. Rasanya.. hmm.. nyussss :))

Chocolate Swirl Meringue


Sumber: Taste. (Untuk 6 porsi (besar), 10 porsi (kecil))

Bahan:

  • 4 putih telur
  • 225g gula kastor ----> aku kurangi jadi 175gr
  • 1 sdt tepung maizena
  • 1 sdm coklat bubuk
  • thickened cream untuk sajian



Cara Membuat:

  1. Panaskan oven suhu 150C fanbake (kalo ga punya fanbake pake 120C aja, setting bake). Campur putih telur dan gula di dalam mangkuk tahan panas yang diletakkan di atas panci berisi air panas. Jangan sampai pantat mangkuk  menyentuh air karena putih telur akan bergumpal-gumpal. Aduk pakai sendok kayu hingga gula betul2 larut dan adonan terasa panas jika disentuh, lalu angkat dari kompor.
  2. Kocok adonan putih telur dan gula ini menggunakan mixer selama 10-15 menit sampai betul2 kental, putih dan mengkilap. Masukkan tepung maizena. Ayak coklat bubuk, lalu masukkan ke dalam adonan meringue menggunakan sendok metal dengan 2-3 kali aduk. Jangan aduk sampai rata.
  3. Sendokkan (diijinkan menggunakan piping bag) ke atas loyang 6 buah. Buatlah setiap tumpukan setinggi mungkin (kecuali jika ingin membuat 10 buah meringue kecil-ab). Masukkan ke dalam oven, turunkan suhu seketika ke 120C (yang tadi menggunakan 150C fanbake, jika yang menggunakan setting bake 120C tidak perlu menurunkan suhu oven lagi) dan panggang selama 1 jam 15 menit (tergantung panasnya oven masing-masing). Matikan oven dan tinggalkan meringe di dalamnya sampai betul-betul dingin. Sajikan dengan krim kental.




English Version:

Ingredients:

4 egg whites

225g caster sugar

1 tsps cornflour

1 rounded Tbs cocoa powder

thickened cream to serve

Directions:

Preheat the oven to 150C fanbake. Line a baking tray with baking paper. Put the egg whites and caster sugar in a large heatproof bowl and sit over a pan of simmering water. Don't let the bottom of the bowl touch the water or the egg whites will scramble. Stir with a wooden spoon until the sugar has completely dissolved and the mixture is quite hot to touch, then immediately remove from the heat.

Whisk egg white mixture using a hand-held electric beater for about 10-15 minutes until very thick, white and glossy. Mix in the cornflour. Sieve in the cocoa powder and, using a large metal spoon, very lightly fold into the meringue using 2-3 strokes. Don't mix it thoroughly.

Spoon the mixture (you can pipe it with the piping bag, if you wish-ab) onto the prepared baking sheets in 6 large spoonfuls, making each one as peaky as possible (don't have to do this when you want to make 10 small meringues-ab). Put the baking tray in the oven, reduce the temperature to 120C and cook for 1 hour 15 minutes. Turn off the oven and leave the meringues inside until completely cold. Serve with thickened cream.


Blog EntryKBB #3 PizzaJan 31, '08 1:18 PM
for everyone
"Lepas dari mulut buaya tapi masuk ke dalam mulut harimau.."

Sepertinya pepatah ini cocok juga menggambarkan posisiku saat ini.. Kelar bikin round up MFM #11, eh.. posting KBB #3 dah menanti.. hihihihi... *eh, salah yah.. dua2nya gak nyeremin kok.. cuma akunya aja yang emang demen meffett meffett.. huehuehuee..
*Irma..maafkan daku yang telat ini yaaa.. nih, upetinya.. diterima gak? :p

Well, tema yang diberikan di KBB #3 yang diasuh oleh Irma kali ini adalah Pizza. Sebenernya sih dulu cukup sering bikin pizza sendiri. Lumayan banget ketimbang beli, secara selain lebih murah juga isiannya bisa seenak jidat.. pokoknya yang keju mozzarella dan isiannya serba royaaall gitu deh .. *nah lho.. bukannya gak lebih murah juga yah.. hihihi..

Tapi nilai kepuasan bisa bikin pizza sendiri memang beda sih ketimbang kalo kita udah tinggal beli adonan dough siap pakai atau pesan delivery dari resto pizza. Jadi mumpung ada kesempatan ditantang bikin pizza.. why not..? Berhubung selama ini aku selalu bikin pizza yang savoury, sekali2 tertarik juga mau bikin pizza dengan topping yang sweet, yang cocok untuk dijadikan dessert.

Pilihanku kali ini jatuh pada  pizza dengan topping caramelized banana & choco-nut. Disajikan dengan Vanilla Ice Cream menjadikannya dessert pizza yang layak dinantikan :)).

Resep dasar Pizza
Source: The Perfect Cookbook. David Herbert. Viking. Victoria,
Australia. 2003

Bahan:

  • 1 sachet (@ 7g = 1/4 oz = 2 sdt) ragi (Misalnya: Fermipan atau merek lainnya)
  • 1 sdt gula pasir2 ½ cups tepung protein tinggi (tepung cakra kembar, kurang lebih 350 gr)
  • garam (irma pakai 1/4 sdt)
  • 2 sdm minyak zaitun (irma pakai minyak makan)
Cara membuat:


 
  1. Larutkan ragi dan gula di mangkuk kecil dengan 200ml air hangat. Aduk rata dan sisihkan selama 10 menit, atau hingga campuran raginya berbuih.
  2. Campur tepung dan sejumput garam di mangkuk besar. Buatlah lubang di tengah2 campuran tepung dan masukkan ragi dan olive oil. Campur hingga menjadi adonan.
  3. Taburi meja kerja dengan sedikit tepung, lalu uleni adonan selama 5-7 menit, atau hingga lembut dan elastic (ciri-cirinya di tangan dan di meja kerja ga lengket lagi dan adonan kelihatan mengkilat).
  4. Tempatkan adonan di dalam mangkuk yang sudah diolesi dengan minyak, tutup dengan serbet lembab atau plastik dan biarkan di tempat yang hangat selama 1 - 1 ½ jam, atau hingga adonannya membengkak berlipat ganda.
  5. Panaskan oven suhu 210 derajat Celsius (415 derajat Farenheit, Gas Mark 6-7).
  6. Tinju adonan untuk mengeluarkan gelembung udara. Bagi adonan menjadi 2-3 bagian yang sama dan gilas atau tekan-tekan seukuran 4-5mm (¼ inci). Pindahkan ke loyang pizza (kalau ada). --> Alternatif lain menggunakan loyang biskuit dan adonannya dibentuk bulatan lalu gilas .
  7. Tutup dengan pilihan topping kesukaan masing-masing dan panggang selama 15 menit. Lalu pindahkan pizza ke atas rak oven dan panggang lagi selama 3-4 menit, hingga lebih garing di bagian bawahnya.

Berikut resep topping pilihanku:

Caramelized Banana with Choco-Nut and Vanilla Ice Cream



Bahan:
  • Caramelized banana, resepnya bisa dilihat di sini
  • Kacang walnut cincang secukupnya (bisa diganti dengan pistachio atau pecans atau kacang lainnya)
  • Chocolate chips, secukupnya
  • Hazelnut Spread (Nutela), secukupnya
  • Vanilla Ice Cream
  • Chocolate ganache dingin, secukupnya
  • White chocolate melt, secukupnya (optional)
Note:

Khusus untuk kreasi pizza dengan topping pilihanku, adonan dasar pizza yang telah siap diloyang dipanggang terlebih dahulu selama sekitar 10 menit (tanpa topping), baru dikeluarkan dari oven, lalu diolesi dengan hazelnut spread, caramelized banana, dan taburan kacang serta chocolate chips, white chocolate melt dan chocolate ganache. Kemudian baru dipanggang lagi selama 5-10 menit lagi dengan api bawah lalu 3-5 menit lagi dengan api atas.
Sajikan dengan 1 scoop Vanilla Ice Cream. Hidangkan segera.

Kesimpulan:
Resep Pizza dough kali ini tidak perlu diutak-atik lagi.. rasanya dah cukup pas kok.. Tinggal dikreasikan saja dengan aneka topping sesuai selera ;)

Blog EntryKBB #2 Chocolate Mousse CakeNov 30, '07 8:16 AM
for everyone
Duh.. ini bener2 meffeeeettt banget... ngumpulin PR dari KBB alias Klub Berani Baking yang udah memasuki bulan ke-2. Padahal aku baru aja nekad mendaftarkan diri akhir bulan kemarin. Eh, baru awal2 gini malah udah memberikan kesan yang kurang baik. Hehehe.. Maap ya..terutama sama mbak Ema, yang udah ditunjuk sebagai host KBB#2 kali ini. Sejujurnya aku hampir aja
gak jadi ngumpulin PR ini karena memang lagi kurang sehat. Untung aja, menjelang detik2 terakhir, udah mulai agak mendingan, dan kebetulan bahan2 sudah tersedia.. jadi bikin deh :)).

Sebenernya sih resepnya sendiri gak terlalu rumit sekali (Thank God!). Apalagi untuk sponge cake nya yang terbilang sangat simple tanpa penambahan mentega. Yang perlu perhatian ekstra adalah saat pengocokan dan pengadukan mousse-nya. Kalo ini udah beres, udah boleh lega lah.. hehehe. Berikut adalah resepnya.

Note: aku bikinnya hanya setengah resep saja, menggunakan loyang diameter 18 cm


Chocolate Mousse Cake

 

Sumber : Penny Oliver Cuisine 2005

 

Cake :

  • 4 bh telur utuh

  • 3/4 cup gula kastor
  • 2/3 cup terigu all purpose

  • 1/3 cup maizena
  • 1 sdt baking powder

Cara Membuat:


  1. Kocok telur menggunakan mixer hingga naik dan kental. Tambahkan gula sedikit demi sedikit sambil terus dikocok

    hingga adonan putih dan sangat kental. Ayak semua bahan kering lalu campurkan ke dalam adonan telur hingga rata.
  2. Tuang ke dalam loyang ukuran 26-28cm yang sudah diolesi mentega dan ditaburi tepung.
  3. Panggang dengan oven yang sudah dipanaskan terlebih dahulu suhu 190C selama 25-30 menit.
  4. Keluarkan cake dari loyang dan letakkan ke atas rak, dinginkan. Letakkan cake ke atas piring saji. Eratkan aluminium foil ke sekeliling cake (kalau mau bisa pakai baking paper tapi digandakan, supaya bisa tegak dan lebih kukuh kalau disiram dengan mousse nantinya).



Mousse :


  • 250 gr cooking chocolate
  • 6 kuning telur
  • 250 gr mentega suhu ruang
  • 6 putih telur

Cara Membuat:

  1. Tim coklat hingga leleh. Kocok kuning telur lalu campurkan dengan coklat, aduk rata. Tambahkan mentega sambil dikocok. Kocok putih telur hingga kaku. Masukkan adonan putih telur ke dalam adonan coklat. Tuang adonan ini ke atas cake. Tutup dan dinginkan selama 4 jam atau semalaman.
  2. (Jika menggunakan thickened cream, pakai 250 rg lalu kocok dan campurkan ke dalam adonan coklat).

 

Variasi:


  • Untuk mousse, silakan divariasi dengan flavour macam  Frangelico, Cointreau, Brandy, atau Vanili.
  • Putih telur bisa diganti dengan thickened cream jika ragu-ragu menggunakan putih telur.
  • Garnish/hiasan bisa divariasi dengan serutan coklat, coklat bubuk,atau fresh fruit jika memang sesuai selera.

Topping :

  • 300 ml krim, kocok,
  • 100 gr cooking chocolate dilelehkan dengan 50 ml krim
  • dan 3 sdm brandy (brandy bisa dihilangkan atau diganti dengan vanili—meskipun tidak sama setidaknya ini memberi flavour ke coklat)
Cara Membuat:
Tutup cake dengan krim kocok lalu tuangi coklat leleh tadi. Potong dan
sajikan dengan sedikit tambahan coklat leleh di sisinya. (You can use your imagination and your own style on this! Have fun!)


Nah.. itu adalah resep yang sudah diamanatkan untuk kami para anggota KBB bereksperimen. Dari percobaan yang sudah aku lakukan tadi siang, ada beberapa poin yang bisa aku simpulkan:

  • Secara sponge cake ini tidak menggunakan mentega/minyak/lemak, maka teksturnya kurang lembab, walaupun hasilnya boleh dibilang cukup ringan. Hanya agak rapuh dan beremah sehingga aku terpaksa perlu merapihkan sisi2nya sebelum dituang mousse.
  • Bisa dibilang kuning telur (dan putih telur) yang digunakan dalam resep ini adalah raw alias tidak dimasak/dibake lagi. Untuk itu, untuk alasan agar lebih safe aja (juga untuk mengurangi aroma amis telur), aku mengocok kuning telurnya dalam wadah yang diletakkan dalam panci berisi air panas hingga warnanya pucat, baru kemudian dituangkan cokelat leleh panas. Untuk alasan yang sama pula lah, aku sengaja menggunakan thickened cream untuk menggantikan penggunaan putih telur dalam mouse.
  • Untuk menambahkan flavour, aku tambahkan campuran kahlua ke dalam mousse-nya. Jadi ada sedikit aroma kopinya gitu..
  • Awalnya sempet agak ragu, takut mousse nya gak firm banget karena terus terang biasanya untuk buat mousse aku suka memakai gelatin. Juga untuk penggunaan butter, baru kali ini deh pake butter untuk bikin mousse. Tapi jadinya oke juga lhoo. Oh ya, untuk butter nya aku pake yang unsalted karena kebetulan adanya yang itu. Lagian, takutnya kalo pake yang salted itu akan mempengaruhi cita rasa dari mousse nya itu sendiri.
  • Untuk hiasan akhirnya, aku cuma pake white cooking chocolate aja untuk 'pagar' cake dan untuk bikin hiasan sulur2an di atas permukaan ganache-nya. Serta penambahan beberapa strawberries dan daun mint untuk mempermanis penampilannya.
  • Kesimpulan akhir: Cakenya cukup pas.. Tapi next time, untuk jenis sponge cake tanpa cairan pengemulsi seperti ini memang perlu ditambah sedikit sirup agar lebih lembab lagi. Untuk moussenya udah oke lah.. Overall, very good :))




© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help