Sulis' posts with tag: banana
 Lagi terserang jerawat membandel belakangan ini.. ada apa gerangan yah? apa gara2 kangen dan banyak pikirankah? hueheuheue.. Yang pasti, gara2 jerawat pula (yang betah bener nangkring di dagu..huhuhu), akhirnya aku terpaksa balik konsultasi ke dokter kulit langgananku dulu. Sang dokter yang udah opa2 ini nasehatnya selalu sama, gak berubah2 dari jaman aku SMP dulu.. " Jangan makan yang mengandung telur.. cake, mie, bla..bla..bla..... sampe umur 40!" Lha?! Secara tukang masak dan tukang makan begini.. rasanya mustahal deh menghindari makanan2 yang beliau sebutkan.. apalagi kalo harus nunggu sampe umur 40 tahun.. O my God! Masih harus melewati masa 'penyiksaan' 12 tahun lagi kalo gitu.. duh..:p Tapi ya namanya juga bandel.. dulu2 biar dah dinasehatin gitu tetep aja kok, saat kulit dah mulus ya balik makan normal. Sekarang sih, agak menghindari dulu deh.. Lagian, aku ini sih pemegang prinsip yang berlaku umum.. makan apa aja gak papa..asal jangan berlebihan. hehehe.. *ngeles.com* Anyway, balik ke niat awal nulis blog ini tuh mau share resep kue yang tidak pake telur. Kebetulan sebelum ada masalah jerawat nan nyebelin ini emang udah sempet googling..iseng2 pengen coba resep eggless cake. Nah, ketemu nih yang pas banget..Secara pake pisang pula.. hhmm... pasti moist dan harum deh.. Dan ternyata emang jadinya oke.. Gak percaya? Coba aja ;) Note: Shas.. this is for u too.. hehehe
Eggless Banana Brownies (resep dari forum webgaul dan sudah dimodifikasi sesuai selera :p) Bahan:- 200 gr gula kastor
- 1 sdt vanilla extract
- 2 buah pisang yang benar2 matang, haluskan
Tim hingga meleleh:- 120 gr butter/margarine
- 40 gr dark cooking chocolate
Campur dan ayak:- 200 gr terigu serbaguna
- 10 gr susu bubuk
- 15 gr cokelat bubuk
- 1/2 sdt baking powder
- 1/4 sdt soda kue
- 1/4 sdt garam
Taburan:- 100 gr kacang (boleh almond, kenari, walnut atau lainnya)
- 100 gr chocolate chips
Cara Membuat:- Panaskan oven dengan suhu 180 derajat Celsius.
- Olesi loyang ukuran 20x10x4 cm dengan margarin, alasi dengan kertas roti , oles lagi.
- Campur lelehan mentega, cokelat dan gula dalam wadah. Tambahkan vanilla extract dan pisang yang sudah dihaluskan. Aduk rata dengan whisk.
- Tuang campuran terigu yang sudah diayak, aduk rata.
- Tambahkan kacang dan chocolate chips, aduk rata.
- Tuang ke dalam loyang, ratakan, panggang hingga matang.
- Dinginkan di rak kawat. Hias sesuai selera. Potong2 dan sajikan.

 Memenuhi panggilan dari sang Juragan Pisang kita, Mbak Fitri.. akhirnya, mumpung lagi long weekend, aku bikin tugas MFM #13 kali ini yang bertemakan PISANG. Jujur sih aku seneng dengan tema yang diusung oleh Mbak Fitri. Walaupun aku bukan penggemar berat buah pisang, tapi aku paling suka dengan aneka olahan pisang yang dijadikan kudapan. Entah itu banana cake/bread, pisang bakar, pisang goreng, dll. Malah aku gak gitu suka kalo makan pisang utuh begitu aja. Sebenarnya banyak banget resep yang menggunakan pisang sebagai salah satu bahan dasar/utamanya. Selama ini aja aku juga sudah beberapa kali posting resep yang berbahan dasar pisang seperti banana chocolate cream cupcake, banana donuts, healthy banana meal cake, kolak pisang bola ketan nangka spesial, pancake pisang havermut sampai caramelized banana with choco-nut and vanilla ice cream. Tuh..dah lumayan banyak kan? Jadi rada sempet bingung juga sih, kira2 mau posting apa lagi. Berhubung kemaren2 ini sempet lagi 'demam' kue2 tradisional, yang berakhir dengan bongkar2 resep kue2 tradisional yang aku miliki, eh..nemu satu resep yang kayaknya spesial banget. Judul aslinya di buku resep itu adalah Jongkong Surabaya. Terdiri dari beberapa lapis: hijau tua, hitam dan putih, dengan diselingi irisan pisang2 di lapisannya. Menarik sekali. Cuma aku sempet kerepotan juga sih mencari abu merang yang digunakan sebagai salah satu bahannya. Untung nemu. Abu merang ini bisa diperoleh di beberapa pasar tradisional atau di toko bahan kue tertentu (kalo di Jakarta, Titan jual kok). Abu merang pun bisa dibuat sendiri dengan membakar merang/batang padi sampai menjadi abu lalu disaring/ayak. Air endapan abu merang ini sering disebut sebagai air abu, yang banyak digunakan dalam proses pembuatan mie basah untuk membuat teksturnya lebih kenyal.
ini lho..abu merang itu... Tanpa berpanjang lebar lagi, inilah Jongkong Surabaya yang sudah aku modif namanya jadi Jongkong Lapis Pisang Saus Santan Vanilla. Yup, jongkong yang ini aku sengaja buat saus tambahannya, jadi makannya lebih mantap. Resep asli sih pake kelapa parut kukus cuma aku gak gitu suka dan kesannya agak 'seret'. Rasanya pas banget.. Penasaran? Coba aja :))
 Jongkong Lapis Pisang Saus Santan Vanilla (modifikasi dari buku Kue-Kue Layak Jual Sedap Sekejap)
Bahan I:
- 625 santan dari 1 butir kelapa parut
- 140 gr gula pasir
- 3/4 sdt garam
- 2 lbr daun pandan, sobek2, ikat simpul
- 450 gr tepung beras
- 100 ml air abu merang (dari 2 sdm abu merang, disaring dan dilarutkan dengan air) + 1/8 sdt pewarna hitam
- 100 ml air daun suji (dari 50 lembar daun suji + 3 lembar daun pandan + 6 tetes pewarna hijau tua, diblender dan disaring)
Bahan II:
- 400 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 6 sdm tepung beras
- 2 sdm tepung kanji
- 1 1/2 sdt garam
- 1 lembar daun pandan, sobek2, ikat simpul
- 100 gr pisang tanduk, iris2 melintang
Bahan Saus Santan Vanilla:
- 2 sdm tepung maizena, larutkan dalam 2 sdm air
- 1 sdt vanilla essence/pasta
- 350 ml santan kental
- 50 gr gula pasir
- 50 ml susu kental manis putih
- 1 lembar daun pandan, sobek2, ikat simpul
Cara Membuat:
1. Bahan I:
- Rebus santan, gula pasir, garam dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih. Jaga agar jangan sampai pecah. Saring, dinginkan.
- Tuang sedikit demi sedikit ke tepung beras sambil diuleni sampai licin. Bagi adonan menjadi 2 bagian sama banyak. Satu bagian ditambahkan air abu merang dan pewarna hitam. Aduk rata. Sisanya ditambahkan air daun suji dan pewarna hijau tua. Aduk rata. Sisihkan.
2. Bahan II: Rabus santan dan daun padan sambil diaduk hingga mendidih. Saring, dinginkan. Tambahkan tepung beras, tepung kanji dan garam. Aduk rata. Sisihkan.
3. Panaskan kukusan. Oles loyang ukuran 16x16x7 cm dengan minyak goreng dan dialasi plastik tahan panas. Tuang selapis adonan hijau. Kukus 10 menit. Tambahkan lapisan hitam. Kukus lagi selama 10 menit.
4. Tuang selapis adonan bahan II, tata pisang, kukus selama 10 menit.
5. Tuang lagi selapis adonan hijau. Kukus 10 menit. Lakukan terus selang-seling hingga adonan habis.
6. Setelahlapisan terakhir kukus 20 menit. Biarkan dingin. Potong2 dengan pisau yang telah dioles minyak. Sajikan bersama sausnya.
7. Saus Santan Vanilla: Aduk semua bahan menjadi satu hingga rata. Masak sambil diaduk2 hingga mendidih. Matikan api, saring. Siap digunakan.

"Lepas dari mulut buaya tapi masuk ke dalam mulut harimau.."Sepertinya pepatah ini cocok juga menggambarkan posisiku saat ini.. Kelar bikin round up MFM #11, eh.. posting KBB #3 dah menanti.. hihihihi... *eh, salah yah.. dua2nya gak nyeremin kok.. cuma akunya aja yang emang demen meffett meffett.. huehuehuee.. *Irma..maafkan daku yang telat ini yaaa.. nih, upetinya.. diterima gak? :pWell, tema yang diberikan di KBB #3 yang diasuh oleh Irma kali ini adalah Pizza. Sebenernya sih dulu cukup sering bikin pizza sendiri. Lumayan banget ketimbang beli, secara selain lebih murah juga isiannya bisa seenak jidat.. pokoknya yang keju mozzarella dan isiannya serba royaaall gitu deh .. *nah lho.. bukannya gak lebih murah juga yah.. hihihi.. Tapi nilai kepuasan bisa bikin pizza sendiri memang beda sih ketimbang kalo kita udah tinggal beli adonan dough siap pakai atau pesan delivery dari resto pizza. Jadi mumpung ada kesempatan ditantang bikin pizza.. why not..? Berhubung selama ini aku selalu bikin pizza yang savoury, sekali2 tertarik juga mau bikin pizza dengan topping yang sweet, yang cocok untuk dijadikan dessert. Pilihanku kali ini jatuh pada pizza dengan topping caramelized banana & choco-nut. Disajikan dengan Vanilla Ice Cream menjadikannya dessert pizza yang layak dinantikan :)). Resep dasar Pizza Source: The Perfect Cookbook. David Herbert. Viking. Victoria,Australia. 2003 Bahan: - 1 sachet (@ 7g = 1/4 oz = 2 sdt) ragi (Misalnya: Fermipan atau merek lainnya)
- 1 sdt gula pasir2 ½ cups tepung protein tinggi (tepung cakra kembar, kurang lebih 350 gr)
- garam (irma pakai 1/4 sdt)
- 2 sdm minyak zaitun (irma pakai minyak makan)
Cara membuat:  - Larutkan ragi dan gula di mangkuk kecil dengan 200ml air hangat. Aduk rata dan sisihkan selama 10 menit, atau hingga campuran raginya berbuih.
- Campur tepung dan sejumput garam di mangkuk besar. Buatlah lubang di tengah2 campuran tepung dan masukkan ragi dan olive oil. Campur hingga menjadi adonan.
- Taburi meja kerja dengan sedikit tepung, lalu uleni adonan selama 5-7 menit, atau hingga lembut dan elastic (ciri-cirinya di tangan dan di meja kerja ga lengket lagi dan adonan kelihatan mengkilat).
- Tempatkan adonan di dalam mangkuk yang sudah diolesi dengan minyak, tutup dengan serbet lembab atau plastik dan biarkan di tempat yang hangat selama 1 - 1 ½ jam, atau hingga adonannya membengkak berlipat ganda.
- Panaskan oven suhu 210 derajat Celsius (415 derajat Farenheit, Gas Mark 6-7).
- Tinju adonan untuk mengeluarkan gelembung udara. Bagi adonan menjadi 2-3 bagian yang sama dan gilas atau tekan-tekan seukuran 4-5mm (¼ inci). Pindahkan ke loyang pizza (kalau ada). --> Alternatif lain menggunakan loyang biskuit dan adonannya dibentuk bulatan lalu gilas .
- Tutup dengan pilihan topping kesukaan masing-masing dan panggang selama 15 menit. Lalu pindahkan pizza ke atas rak oven dan panggang lagi selama 3-4 menit, hingga lebih garing di bagian bawahnya.
Berikut resep topping pilihanku: Caramelized Banana with Choco-Nut and Vanilla Ice Cream
Bahan: - Caramelized banana, resepnya bisa dilihat di sini
- Kacang walnut cincang secukupnya (bisa diganti dengan pistachio atau pecans atau kacang lainnya)
- Chocolate chips, secukupnya
- Hazelnut Spread (Nutela), secukupnya
- Vanilla Ice Cream
- Chocolate ganache dingin, secukupnya
- White chocolate melt, secukupnya (optional)
Note:
Khusus untuk kreasi pizza dengan topping pilihanku, adonan dasar pizza yang telah siap diloyang dipanggang terlebih dahulu selama sekitar 10 menit (tanpa topping), baru dikeluarkan dari oven, lalu diolesi dengan hazelnut spread, caramelized banana, dan taburan kacang serta chocolate chips, white chocolate melt dan chocolate ganache. Kemudian baru dipanggang lagi selama 5-10 menit lagi dengan api bawah lalu 3-5 menit lagi dengan api atas. Sajikan dengan 1 scoop Vanilla Ice Cream. Hidangkan segera. Kesimpulan:Resep Pizza dough kali ini tidak perlu diutak-atik lagi.. rasanya dah cukup pas kok.. Tinggal dikreasikan saja dengan aneka topping sesuai selera ;)
Ini dibuat Sabtu pagi sebelum pergi ke Dufan. Resepnya diambil dari Sedap Sekejap edisi 9/VIII/07. Super praktis, namun kaya akan gizi.. Apalagi dengan penambahan pisang dan havermut.. hmmm...Kebetulan di rumah masih ada sisa pisang ambon bekas bikin cupcake kemarin ini..
Pancake Pisang Havermut Bahan: - 150 gr tepung terigu protein sedang/tepung serbaguna
- 30 gr havermut
- 1 sdm gula palem (aku pakai brown sugar)
- 2 sdt baking pwoder
- 1 butir telur, kocok lepas
- 210 ml susu cair
- 1 sdm margarine/butter, lelehkan
- 1 buah (50 gr) pisang ambon
- 1/2 sdt garam
Taburan: - Gula bubuk, atau
- sirup Caramel/Chocolate, optional
- madu, optional
Cara Membuat: - Campur semua bahan menjadi satu dalam blender, proses sampai lembut. Tuang di gelas ukur.
- Panaskan wajan dadar anti lengket tanpa dioles. Tuang adonan dengan gelas ukur berdiameter kurang lebih 5 cm. Biarkan mengembang.
- Balik adonan, biarka matang.
- Sajikan piring, tabur dengan gula tepung/ lainnya sesuai selera.
Untuk 13 buah
Kolak adalah penganan khas yang bisa dibilang selalu menjadi primadona saat bulan puasa tiba. Kolak memang acapkali dijadikan sebagai menu berbuka favorit. Namun demikian, pada kenyataannya, kolak tidak saja dikonsumsi mereka yang menjalankan ibadah puasa, bahkan orang-orang yang notabene tidak ikutan berpuasa pun seringkali ikut-ikutan dalam 'euforia' kolak tiap kali bulan puasa tiba. Sepertinya halnya aku. Hehehe. Walaupun kolak sebenarnya bisa saja dikonsumsi kapan saja di luar bulan puasa, tapi entah kenapa kayaknya kalo makannya di bulan puasa jadi serasa lebih greget aja gitu.. hehehe. Kebetulan beberapa waktu yang lalu, aku dapet oleh2 berupa gula kelapa dari salah seorang supir kantor.. Gulanya dibuat dengan cetakan dari batok kelapa.. wangi banget dan gulanya bersih. Karena bosan dengan kolak yang itu-itu saja, sengaja dibikin variasi dikit biar lebih menarik. Resepnya didapat dari majalah Sedap Sekejap edisi 9/VII/06 dengan sedikit modifikasi ;-) Kolak Pisang Bola Ketan Nangka Spesial 
Bahan Kolak: -
6 buah (350gr) pisang kepok, potong serong tebal 2 cm (aku pakai pisang tanduk) -
2 liter santan dari 1 butir kelapa (aku pakai santan kara aja biar lebih praktis) -
200 gr gula merah -
1/2 sdt garam -
3 lembar daun pandan, sobek2 buat simpul -
3 lembar daun jeruk (di resep asli tidak pakai) -
2 sdt maizena + 3 sdm susu bubuk full cream, larutkan dalam 5 sdm air -
150 gr daging kelapa muda yang dikerok lebar -
200 gr kolang-kaling, cuci bersih, rendam dalam sirup coco pandan secukupnya, biarkan semalaman di lemari es, tiriskan, sisihkan (di resep asli gak pakai) Bahan Biji Salak: Bahan Bola-Bola Ketan Nangka: -
100 gr beras ketan putih, rendam selama 2 jam, kukus 20 menit -
75 ml santan dari 1/2 butir kelapa (aku masih pakai santan Kara) -
1/4 sdt garam -
2 lembar pandan, sobek2, buat simpul -
3 mata nangka, potong-potong kotak kecil Cara Membuat: -
Kolak: rebus santan, gula merah, daun pandan, daun jeruk, dan garam sambil diaduk hingga mendidih. Saring bila perlu. Didihkan kembalidengan menambahkan pisang. Rebus hingga pisang matang. Kentalkan dengan campuran larutan maizena dan susu bubuk full cream. Masak di atas api kecil sambil diaduk-aduk samai meletup-letup. Matikan api,sisihkan. -
Biji Salak: Aduk rata semua bahan. Bentuk lonjong kecil dan rebus dalam air mendidih sampai terapung. angkat. Masukkan ke wadah berisi air dingin. Tiriskan, sisihkan. -
Bola-Bola Ketan Nangka: Didihkan santan, garam, daun pandan, dan beras ketan putih. Aduk sampai meresap. Kukus 30 menit sampai matang. Masukkan nangka. Aduk rata. Panas-panas, bentuk bola-bola sebesar kelereng dengan bantuan dua buah sendok ataupun plasti tahan panas. -
Penyajian: Tata biji salak, kolang-kaling, kelapa muda,dan bola-bola ketan nangka. Siram dengan kuah kolak pisang. Sajikan Untuk 10 porsi 
Aku kurang begitu suka makan pisang begitu saja.. apalagi kalo lembek. Kalo makan pisang, aku biasa pilih yang agak keras seperti pisang tanduk. Makanya kalo pisang yang tekstur dagingnya agak lembek seperti pisang raja atau pisang ambon aku lebih suka bila diolah lebih lanjut dalam bentuk kudapan baik itu berupa cake ataupun pisang goreng. Jangan bosan lagi bila mendengar kata 'cupcake' di sini, karena memang aku lagi eksperimen nyoba bermacam2 resep cupcake dari majalah Sedap Sekejap edisi bulan September lalu. Nah, khusus untuk pisang dalam cake, aku suka bangettt. Karena pisang memberikan kelembaban dan keharuman yang sangat nikmat. Tadi pagi sebelum berangkat kerja, dibuatlah cupcake ini. Rasanya benar2 moist dan pisang banget...Two thumbs up! Wanna try? Banana Chocolate Cream Cupcake Bahan: - 180 gr margarin (aku pakai campuran mentega dan margarin 90:90)
- 125 gr gula pasir halus
- 4 butir telur
- 150 gr pisang ambon, potong kotak2 kecil
- 100 ml krim kental
- 1 sdt vanilla extract, optional (di resep asli gak pakai)
- Aduk rata, ayak:
- 200 gr tepung terigu protein sedang/serbaguna
- 1/2 sdt kayu manis bubuk
- 1/2 sdt baking powder
- 1/2 sdt soda kue (di resep asli tidak pakai)
Frosting: - 150 ml krim kental
- 150 gr dark chocolate, potong2
- 50 gr pisang ambon, haluskan
- 25 gr mentega tawar (di resep asli tidak pakai)
- 50 gr white cooking chocolate, potong2, tim
Cara Membuat: - Cake: Kocok margarin dengan gula pasir halus hingga lembut. Masukkan telur satu persatu bergantian dengan sebagian campuran tepung terigu yang sudah diayak. Kocok perlahan hingga tercampur rata.
- Masukkan krim kental bergantian dengan sisa campuran terigu yang juga dimasukkan sambil dikocok perlahan hingga tercampur rata. Terakhir masukkan potongan pisang, aduk rata.
- Tuang ke cetakan muffin yang sudah dialasi dengan cup kertas. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan dengan suhu 180 derajat Celsius selama kurang lebih 25 menit hingga matang. Dinginkan.
- Frosting: Panaskan krim kental, matikan api, masukkan potongan dark chocolate dan mentega tawar, aduk rata hingga cokelat dan mentega larut. Tambahkan pisang yang sudah dihaluskan, aduk rata. Simpan dalam freezer selama min. 2 jam. Kocok hingga lembut.
- Penyelesaian: Semprotkan frosting di atas cupcake. Hias dengan white cooking chocolate leleh.
Hasil : 16 buah .
Aku termasuk penggemar berat banana cake/bread. Teksturnya yang moist dan aroma pisangnya yang harum selalu menggoda. Makanya ketika membaca resep Banana Meal Cake yang ada dalam aneka resep Healthy Cake & Bread yang menjadi tema majalah Sedap Sekejap edisi Juni 2007, aku langsung tertarik mencobanya. Apalagi jenis banana cake ini menggunakan tambahan havermut yang menjadikannya pasti lebih mengandung serat yang baik untuk kesehatan. Resepnya aku modifikasi lagi dengan menambahkan susu bubuk, baking soda, dan banana dairy dessert. Btw, si banana dairy dessert keluaran Elle & Vire yang mirip sama yoghurt ini biasa juga kerap aku gunakan dalam pembuatan banana cake/bread. Rasanya jadi lebih moist gitu.. Coba aja Healthy Banana Meal Cake Bahan: - 135 gr tepung terigu protein sedang
- 20 gr susu bubuk
- 1/2 sdt baking soda
- 1 sdt baking powder
- 1 sdt kayumanis bubuk
- 100 gr havermut/oatmeal
- 60 gr mentega tawar
- 100 gr golden syrup
- 50 gr brown sugar
- 2 butir telur
- 125 gr banana dairy dessert /banana yoghurt ( di resep asli sih gak pake, so boleh aja ditiadakan, tapi jumlah pisang ditambah lagi 100 gr ---> maniak pisang :p)
- 150 gr pisang ambon yang matang sekali, haluskan
Variasi topping dan isian: - Almond/kenari cincang
- Kismis
- Keju
- Chocolate chips
Cara Membuat: - Ayak tepung terigu, baking powder, baking soda, dan kayumanis bubuk. Tambahkan havernut. Aduk rata. Sisihkan.
- Panaskan mentega tawar, golden syrup, dan brown sugar dengan api kecil hingga gula larut.
- Tuang sedikit demi sedikit ke campuran tepung sambil diaduk perlahan.
- Masukkan campuran pisang ambon dan banana yoghurt serta telur. Aduk rata. Beri isian sesuai selera.
- Tuang ke cetakan muffin yang sudah dialasi dengan paper cup. Beri sisa topping di atasnya.
- Oven selama kurang lebih 25 menit dengan suhu 180 derajat Celsius hingga matang. Keluarkan dari loyang, sajikan.
Untuk 12 buah
 Selama ini kalo bicara soal donat, variasi adonan yang paling sering dijumpai terutama di gerai-gerai pusat perbelanjaan biasanya adalah donat kentang alias potato donut. Minggu lalu, iseng-iseng lagi googling eh nemu resep donat pisang di blog-nya Mbak Dewi Anwar. Wah, penasaran banget nih..secara aku tuh termasuk penggemar banana cake.. Dalam imajinasi aku, pastinya donat ini bakal moist banget dengan harum pisang yang menggoda. Wuih, jadi gak sabar buat praktek. Kebetulan semua bahan ada di rumah, kecuali pisang ambon. So..setelah beli pisang, jadilah aku berkutat bikin donat pisang ini.. Hasilnya memang oke.. ada aroma pisang yang memikat, juga teksturnya yang moist dan empuk.. Resepnya aku modif dikit biar lebih cocok dengan selera aku aja. Dan untuk toppingnya, aku pake variasi chocolate coating, cheese dan cinnamon sugar. Thank you buat Mbak Dewi atas posting resepnya yang oke punya :-) Banana Donuts
( originally: Donat Pisang by Dewi Anwar, modified by me :p) Bahan: 100 gr tepung terigu protein sedang 400 gr tepung terigu protein tinggi 25 gr susu bubuk full cream 75 gr gula pasir 50 gr brown sugar 11 gr ragi instant 1 sdt vanili bubuk 1 sdt bread improver 100 ml air es 3 kuning telur 125 gr mentega 1/2 sdt garam 300 gr pisang ambon yang matang sekali, haluskan minyak padat untuk menggoreng
Variasi Topping: Gula donat + sedikit bubuk kayumanis untuk taburan butter cream + keju cheddar parut chocolate coating, tim hingga meleleh
Cara Membuat:
- Ayak terigu, tambahkan susu bubuk, masukan ragi instan dan bread improver, aduk rata. Masukkan gula pasir dan brown sugar.
- Tambahkan air dan telur sambil terus diaduk dan diuleni, sebaiknya air dimasukan sebagian demi sebagian agar adonan tidak terlalu lembek.
- Masukan pisang yang sudah dihaluskan, aduk rata, terakhir masukan mentega dan garam, uleni terus hingga kalis dan elastis. (Tandanya, ketika kita ambil sejumput adonan dan kita bentangkan dengan jari, maka adonan akan meregang elastis serta tercipta lapisan seperti selaput tipis, tidak langsung sobek).
- Diamkan adonan dalam wadah yang cukup besar di tempat yang hangat sambik ditutup dengan serbet lembab selama kurang lebih 30-45 menit sampai mengembang.
- Kempiskan dengan cara meninju-ninjunya sampai kempis semua. Bagi-bagi adonan dan timbang masing-masing seberat 30 gr untuk tiap-tiap donat, lalu bulatkan.
- Bentuk, dan lubangi tengahnya, atur dalam wadah datar yang sudah ditaburi terigu agar tidak lengket, sesuai dengan urutannya.
- Diamkan kembali selama 15-20 menit sampai mengembang lagi, lalu goreng dimulai dengan urutan yang pertama dibentuk. Goreng dalam minyak padat dengan api sedang. Tiriskan, dinginkan di atas rak kawat, siap untuk diberi topping. Hidangkan.
Untuk lebih mantapnya, simak tips-tips untuk membuat donat di sini
| |